Waiting

Waiting

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 4, 2022
WpInfo
Poetry
Bila kamu tak mampu menemukanku dalam keramaian, maka dekaplah aku dalam keheningan. Jangan takut, aku pasti datang. Sebab, sejauh apa pun kaki ini melangkah, aku tetap tahu arah jalan pulang ❤️
All Rights Reserved
#919
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WITH YOU | END
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • harapan yang pupus
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • bait-bait sajak yang lahir di pagi buta
  • Persimpangan Langit (✔)

[NEW VERSION || COMPLETED] [SCHOOL | FRIENDZONE] Rate: (13+) Kepada kamu. Seseorang yang berhasil membuatku jatuh terlalu dalam. Menyisakan ruang sesak yang perlahan menggerogoti jiwa dan raga. Bagaimana aku sebodoh itu? Mencintaimu yang justru sikapmu saja menunjukkan sebaliknya. "Kamu mencintaiku, ya?" Akankah pertanyaan itu terbalas? Akankah kamu berbalik mencinta? Atau justru tetap membiarkanku jatuh cinta dengan goresan luka yang berbekas dalam atma? Karena sejak awal mengenalmu untuk pertama kalinya, aku tidak pernah ingin mengenal perpisahan dengan cara apa pun. Ini adalah tentang bersamamu. Bersama Raja Menyebalkan untuk gadis manjanya. # 4 in Delon [19/08/2019] # 8 in Aura [19/08/2019] # 9 in Berubah [15/03/2020] # 8 in Berubah [27/03/2020] # 6 in Delon [29/04/2020] # 7 in Aura [29/04/2020] # 15 in Choice [29/04/2020] # 4 in Delon [03/05/2020] -DON'T COPY MY STORY-

More details
WpActionLinkContent Guidelines