MAGNOLIA

MAGNOLIA

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Disaat kamu menjadi Magnoliaku, dititik itulah aku kuat. Dimana hatiku bekerja sejalan dengan otaku, dan langkahku yang bercengkrama dengan semesta begitupun tanganku yang bergandengan dengan takdir Tuhan. ___________ "Jangan suka sama aku Bumi, bahaya ihh," ujar Raqilla sembari memanyunkan bibirnya. "Nggak akan Qilla, bisa mati aku kalau suka kamu," jawab Bumi sarkas. "Kok gitu sih, Aku kan bukan pembunuh," ujar Qilla tak terima. "Bukannya Lo, tapi pawang Lo yang suka cosplay jadi psikopat, ngeri dah," Ujar Bumi bergidik ngeri. "Nggak lah, Asa mah baiknya pake banget tahu," "Iyalah Asa baik tapi kan sekarang Lo lagi sama Gue nggak sama Asa Lo itu," ucap Bumi menjulurkan lidahnya mengejek. "Yaudah kalau gitu Bumi Gavriel Robertson itu Baik nya nggak ada lawan," kata Raqilla tersenyum. "Bukankah sudah kubilang, dimanapun dan siapapun yang bersama Dia, Dia hanya akan memilih ku," ucap seseorang dingin. "Karena Dia takdirku bukan takdirmu," lanjutnya. Keduanya mematung mendengar suara itu... _____________ "Pilihan itu datang dari keadaan, yang memaksa hati dan pikiran untuk bekerja lebih keras. Tuhan bantu Aku" - Raqilla Senja Drawana "Cinta itu harus ada pengorbanan. Disaat kamu ditakdirkan untukku, sejauh apapun kita. Tuhan akan memberikan jalannya dan semesta akan bekerja." - Akasa Dipa Anggara "Cinta itu datangnya dari Tuhan, tapi terkadang Tuhan adalah alasan mengapa cinta itu tidak dibenarkan." - Bumi Gavriel Robertson Tentang kesalahpahaman, kekuatan, kesetiaan, cinta, dan keberanian yang tertulis dalam skenario indah dengan deretan lika liku berlembar lembar. Yuk langsung baja aja. Ini cerita pertamaku, jadi mohon bantuannya dalam membangun cerita ini. Terimakasih sudah mau membaca, jangan lupa follow ya:) Semoga kalian menikmatinya.
All Rights Reserved
#11
raqilla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • ATHARVAN
  • Aksara Nifa [End]
  • DEAR US (SELESAI)
  • Shouldn't Be
  • Keysa (Terbit)
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • ALVAREZ [SELESAI]
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines