Kepincut Cinta Sepupu Sendiri (Slow Update)

Kepincut Cinta Sepupu Sendiri (Slow Update)

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Ka, gue udah mulai suka sama lo!" Lirih Kirana di hadapan Arka. "Tapi, kenapa lo malah cuek. Gak kayak dulu?" Lanjut Kirana menahan tangis. Arka, cowok itu menatap Kirana dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia juga bingung dengan perasaannya, antara mencintai Kirana sebagai sepupu atau bahkan lebih. "Gue tau, lo juga dulu suka sama gue kan?" Tanya Kirana lagi. "Kenapa sekarang lo bersikap seakan-akan lo lupa semanya?" Lanjutnya. "Gue bingung Na, gue bingung sama perasaan gue". Jawab Arka setelah lama diam. Mereka berdua tengah berada di kampung halaman Kirana. Mereka sudah merencanakan pertemuan ini. "Tapi sikap lo itu yang buat gue luluh Ka" jawab Kirana dengan air mata yang tidak bisa ia tahan. Penasaran sama kelanjutan ceritanya? Yuk di baca kelanjutannya dan jangan lupa tinggalkan jejak ya para readers😊.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gamang
  • Sayang
  • DeaSea
  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Why Did You Choose It?
  • ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI)
  • Persona
  • Toxic Love
  • Avoid Cold Boy // SELESAI✔️
  • Suami Kembarku (Selesai)
Gamang

"Jangan suka sama gue" Hening mengambang diantara kami berdua, membuat suasana semakin terasa menyesakan. "Maksud lo?" "Jangan suka sama gue Ris" "Lo temen gue, lo bahkan yang bikin gue berhasil dapetin cewe yang gue mau dari dulu. Jangan ngehancurin itu semua Ris. Tolong" Aku tergagap di tempat, bingung harus bereaksi apa. Tapi rasa panas di pelupuk mata tak bisa aku abaikan begitu saja. Sakit rasanya mendengar kata yang selalu aku bisikan di setiap hari nya. Harus aku dengar dari dia yang menjadi penyebab nya. Aku menarik nafas panjang, dan menghembuskan nya perlahan. Mencoba menghilangkan sesak yang seolah membakar. "Iya, lo tenang aja. Gue-" kembali, aku menarik nafas dan menghembuskan nya pelan "Gue gak akan ganggu hubungan kalian. Gue sadar, tugas gue cukup sampai bikin kalian jadian. Lo temen gue, Keira sahabat gue. Gue faham Lang. Maaf kalo perasaan gue bikin lo gak tenang" Kalimat itu aku ucapkan dengan lugas. Tak ada ragu dan seolah memang itu yang aku mau. Tapi tidak, tidak dengan keadaan hati ku yang terasa sendu. Sejak awal, harusnya mereka yang menjadi pemeran utama. Ilalang dan Keira. Di pertemukan untuk bersama. Bukan dengan ku, tokoh sampingan yang seharusnya tau batasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines