" Datang Untuk Pergi "

" Datang Untuk Pergi "

  • WpView
    Reads 704
  • WpVote
    Votes 377
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Aug 25, 2021
" Tuhan tidak akan pernah salah menitipkan luka, ia selalu memberi luka pada jiwa yang lebih tabah dari sebelumnya, hati yang lebih sabar kedepannya, dan senyum yang lebih lebar dari goresan lukanya. Jangan tangisi karena kita telah berakhir. Tersenyumlah karena kita pernah ada dalam satu cerita, meski kini tinggalah luka." _______________________________ Carra tidak akan pernah menyangka bahwa hal ini akan terjadi pada dirinya dan juga Nizar. Awal perkenalan yang mungkin cukup menjengkelkan bagi mereka berdua, sama-sama mempunyai tingkat kegengsian yang tinggi membuat mereka sama-sama ragu untuk mencoba. Seiring berjalannya waktu, ternyata benar bahwa cepat atau lambat, waktu bisa mengubah perasaan. Namun belum berselang lama, kecelakaan menimpa mereka berdua, hingga membuat Nizar berubah tiga ratus enam puluh derajat, lebih parah dari dirinya yang dulu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Usai Pilu | KTH ✔
  • Narasi patah hati
  • Queennara [ON GOING]
  • HALOALKANA
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Lembayung Terakhir
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Full Of Scratches
  • Ku ingin mengulang waktu

[ Before Sirkuit ] "Kata Caesar, terkadang ada beberapa perasaan yang lebih baik disimpen di sini, Han." Jari telunjuknya mengarah pada dada, "Tapi gue gak mau nyesel karena perasaan itu gue simpen." Hana masih bungkam, namun ia memberanikan diri untuk menatap wajah serius Arka. Membiarkan matanya menyeludup pada ucapan Arka yang sebenarnya ia tak tahu laki-laki itu sedang membicarakan perasaan kepada siapa. "Gue sayang sama lo, Han.." "Maaf gue mengikut sertakan perasaan gue dan secara tidak langsung terjun ke kehidupan lo. Gue minta maaf, tapi jatuh cinta sama lo itu diluar kehendak gue sebagai manusia. Gue gak pernah milih buat jatuh cinta kepada siapa, perasaan gue ngalir ala kadarnya dan ternyata bermuara ke lo, Han, orang yang gak pernah gue sangka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines