" Datang Untuk Pergi "

" Datang Untuk Pergi "

  • WpView
    GELESEN 702
  • WpVote
    Stimmen 377
  • WpPart
    Teile 23
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Mi., Aug. 25, 2021
" Tuhan tidak akan pernah salah menitipkan luka, ia selalu memberi luka pada jiwa yang lebih tabah dari sebelumnya, hati yang lebih sabar kedepannya, dan senyum yang lebih lebar dari goresan lukanya. Jangan tangisi karena kita telah berakhir. Tersenyumlah karena kita pernah ada dalam satu cerita, meski kini tinggalah luka." _______________________________ Carra tidak akan pernah menyangka bahwa hal ini akan terjadi pada dirinya dan juga Nizar. Awal perkenalan yang mungkin cukup menjengkelkan bagi mereka berdua, sama-sama mempunyai tingkat kegengsian yang tinggi membuat mereka sama-sama ragu untuk mencoba. Seiring berjalannya waktu, ternyata benar bahwa cepat atau lambat, waktu bisa mengubah perasaan. Namun belum berselang lama, kecelakaan menimpa mereka berdua, hingga membuat Nizar berubah tiga ratus enam puluh derajat, lebih parah dari dirinya yang dulu.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Aksara Luka di Atas Janji
  • BAHAGIA ITU LUKA KU
  • HALOALKANA
  • Ku ingin mengulang waktu
  • Queennara [ON GOING]
  • Full Of Scratches
  • Crazy, But She's Mine(21+)
  • Narasi patah hati
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]

Mengisahkan tentang Alina, seorang mahasiswa baru yang pemalu dan merasa terasing di Universitas Bintang Antariksa. Hari-hari ospeknya berubah menjadi neraka akibat perlakuan Orion, senior karismatik namun kejam, dan kelompoknya. Setiap tatapan dan ejekan Orion bagai luka yang terukir dalam benak Alina, membuatnya semakin menarik diri. Di tengah intimidasi yang terus menerpanya, satu-satunya cahaya bagi Alina adalah Lyra, sahabatnya yang ceria dan selalu ada di sisi. Namun, takdir memiliki rencana yang tak terduga. Seiring berjalannya waktu, di balik sikap dingin dan perundungannya, Orion mulai menunjukkan sisi lain dirinya kepada Alina. Ada tatapan yang tak lagi mengejek, sapaan yang tak lagi sinis, bahkan bantuan kecil yang terasa tulus. Perlahan, tanpa disadari, benih-benih perasaan aneh mulai tumbuh di hati Alina. Ia mulai melihat Orion bukan hanya sebagai sosok yang menakutkan, namun juga sebagai seseorang yang menyimpan kerapuhan. Perubahan sikap Orion membuat Alina memberanikan diri untuk membuka hatinya. Ia mulai percaya bahwa mungkin ada alasan di balik perlakuan Orion, dan mungkin, di balik topeng intimidasi itu, ada hati yang bisa ia raih. Namun, kebahagiaan Alina kembali terhempas ketika ia menyadari bahwa perhatian Orion yang tampak tertuju padanya ternyata memiliki arah yang lain. Bukan dirinya yang mampu meluluhkan hati Orion, melainkan Lyra, sahabatnya sendiri. Alina menyaksikan dengan hati hancur bagaimana Orion diam-diam menaruh perhatian pada Lyra. Senyum tulus yang dulu sempat ia kira untuknya, ternyata dipersembahkan untuk sahabatnya. Kata-kata lembut yang sempat membuatnya berharap, ternyata ditujukan pada orang lain. Alina terperangkap dalam labirin pengkhianatan dan patah hati. Dibuli oleh orang yang ia cintai, dan dikhianati oleh cinta yang bahkan belum sempat ia genggam sepenuhnya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien