Catatan Anjani

Catatan Anjani

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 19, 2020
Suatu hari Rama pernah mengingatkanku bahwa orang hidup harus punya tujuan untuk diperjuangkan. Aku sadar aku terlalu lemah untuk itu dan aku tak setangguh Rama. Putus kuliah pun aku pasrah. Jadi aku cuma bisa berbisik di telinganya. "Tujuan hidupku adalah kamu. Aku ingin menjadi wanita yang akan mendampingi perjuanganmu." "Boleh kan Ram?" Rama tersenyum, matanya menggodaku. Tiba-tiba dia berdiri dan melompat dari rakit bambu yang kami tumpangi di Telaga Menjer. Byurr. "Perjuangkan aku!" Tanpa pikir panjang aku segera ikut melompat sambil berteriak. "Aku datang!" Melihat polah kami berdua, Pak tua pengayuh rakit bambu itu seperti sedikit menyesali masa mudanya. Aku dan Rama tenggelam dalam telaga cinta. ******************* Puisi Daun Tembakau Taukah engkau... Duhai gadis cantik pemetik tembakau Bayanganmu tak pernah mampu ku halau Resah ini selalu datang mengacau Petiklah... petik daun-daun rinduku Tak perlu kau pilah, karena tak ada yang layu Tak perlu kau pilih, karena semua warnanya tentangmu Rama oh Rama. Bagaimana aku tidak berbunga-bunga ketika suatu pagi dia membacakan puisi ini dihamparan ladang tembakau nan hijau. Mungkin dia bermaksud membalas puisiku waktu itu. Suara lantangnya seakan menggema menabrak Sindoro lalu memantul ke arah Sumbing. Aku memeluknya dalam belai semilir angin. "I love you Ram." ********************* Ini adalah beberapa kepingan Catatan Anjani tentang Rama. Silahkan dibaca full Cerpennya. Jika berkenan bisa dibantu ratingnya. Terima kasih. Semoga Menghibur
All Rights Reserved
#48
sepasang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • payung teduhku
  • • EUTANASIA •
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines