ELEGI NANTI SENJA | Cinta Beda Agama

ELEGI NANTI SENJA | Cinta Beda Agama

  • WpView
    MGA BUMASA 182
  • WpVote
    Mga Boto 13
  • WpPart
    Mga Parte 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Feb 19, 2023
"Nanti senja, jangan lupa tutup jendela dan juga cinta." Senandika sudah memutuskan separuh hatinya di Jakarta dan menaruh separuhnya lagi ke Yogyakarta, bersama penderitaan insomnia selama bertahun-tahun. Larut bersama kopi arang, temaram senja di pantai-pantai, dan keistimewaan kota itu. Suatu hari, di pinggir jalan, di bawah gerimis, saat senja hilang di bulan Maret, Yogyakarta memberikan dia. Bukan. Yogyakarta 'meminjamkan dia'. Dia yang bagai senja pribadinya. Bertemu dengannya adalah luka dan bahagia yang jatuh bersama. Mekar dalam keyakinan Senandika bahwa Tuhan Maha Baik. Kenyataannya, gadis yang menyerupai bunga Kenikir itu, adalah alasan Senandika meragukan keyakinannya dan semakin membenci semesta.
All Rights Reserved
#188
melody
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Melody hujan dihalte Senjakala
  • Goddess of Twilight VOL.1
  • Secangkir Teh | Selesai
  • PENGAGUM SENJA
  • Sepotong Aksara di Jogja
  • Mencintaimu Dalam Diam
  • TASYA & CALVIN
  • Bidadari Terakhir

Azalea Amara Leandra, gadis pemalu dengan senyuman penuh rahasia, menemukan kehangatan dalam dinginnya dunia di sebuah halte kecil. Di sana, ia bertemu Felix Jayden Bumantara, cowok cuek yang perlahan belajar peduli. Payung yang ditinggalkan di tengah hujan, setangkai bunga matahari, dan momen-momen singkat di bawah senja menyatukan mereka. Namun, di balik kehangatan itu, Azalea menyimpan rahasia yang perlahan merenggut waktu mereka. Kisah tentang cinta, kehilangan, dan kenangan yang akan hidup selamanya di bawah senjakala.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman