Pandangan Pertama

Pandangan Pertama

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 19, 2020
kringgg!!! Bel istirahat terdengar di penjuru lorong sekolah tidak berselang lama suara bel istirahat tidak terdengar lagi saat para siswa dan siswi keluar dari sarang mereka. Suara riuh berisikpun sudah terdengar dimana mana. "Oi lit!! jajan kekantin kuy" teriak salsa di ambang pintu kelas 9B "ngga deh," sahut seorang siswi perempuan tersebut dan disusul anggukan oleh salsa "hufft bosen" lita yang kini sudah menyesal karna menolak ajakan salsa hanya bisa melihat keluar jendela kelas nya dan sedikit melamun "aduh si any*ng mau kemana maneh!! balikin hp aing" "hahahah makanya teraktir aing dulu dikantin baru nanti aing kasih hp maneh" kata kasar dan di tambah gelak tawa terdengar didepan jendela kelas lita. Lita yang sekarang hanya bisa melihat kedua cowo tersebut bercanda tidak sadar kalo dirinya juga dilihat balik oleh salah satu orang lelaki tersebut "Oi liat apa hah?!" teriak cowo yang diluar jendela "keluar maneh
All Rights Reserved
#226
pandangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • ALNI
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
  • GILANG ABRAHAM
  • Because I'm Stupid (End)
  • the other side
  • Albel
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Kamu
  • ALFIAN BAGASKARA

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas

More details
WpActionLinkContent Guidelines