[TAMAT] BLind

[TAMAT] BLind

  • WpView
    Reads 10,219
  • WpVote
    Votes 868
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jul 4, 2022
perkenalkan aku Songar Sangngern atau sering dipanggil Song umurku 30thn, aku seorang CEO di perusahaan besar dithailand, dan aku memiliki anak berusia 4 tahun yang bernama Ice Sangngern. dia anak dari mantan istriku dulu, karena aku saat itu mabuk dan ya terjadilah itu, aku tidur dengan perumpuan itu dan dia hamil. yang mengharuskanku untuk menikah dengannya, kami memutuskan hubungan kami karena kami sering bertengkar dan dia meninggalakn aku dan juga Ice pada saat itu ice baru genap 12 bulan umurnya perkenalkan nama aku Tanawat Amnuaydechkron atau sering di panggil Tanawat atau temanku selalu memanggilku Wat. aku berumur 22 thn, ya aku akan Pulang ke thailand setelah 4 tahun di U.S untuk kuliah, aku kuliah di Massachusetts Institute of Technology atau sering disingkat dengan MIT. (18+) ©️: 2021 -main character- Songar Sangngern Tanawat Amnuaydechkron Leon Phuri War Channarog -supporting character- Ice Sangngern Sin Sangngern Ohm Nimtawat Tim Assawamunkong Pimpry Suktakran
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines