Story cover for Gema Nada by Arearindu
Gema Nada
  • WpView
    LECTURES 404
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Chapitres 20
  • WpView
    LECTURES 404
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Chapitres 20
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 20, 2020
Jika Gema di sana menakutkan 
Nada akan menggenggam Gema Sanjaya
Dan jika Nada di sana memilukan
Gema akan berdiri di samping Nada Rasieka

Detak konstan mereka menjadi tak beraturan kala tahu sisi kelam sekolahnya yang menciptakan jarit kesakitan.

***

Bingung? Langsung cek ya.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Gema Nada à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#47fun
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
O7X , écrit par fandini03
44 chapitres Terminé
"KELUAR!!"teriak Ezra memasuki toilet perempuan. "Semuanya KELUAR bangsat!!" Satu persatu bilik kamar mandi ia dobrak. Memastikan tidak ada orang yang tersisa. Perempuan berkacamata itu berjalan mundur, mendapati mimik wajah Ezra yang begitu emosi. "Berani ya lo maen-maen sama gue!" Ancamnya. Tubuh Nasya menabrak dinding ujung toilet. Gadis kelas X itu tak tahu apa yang direncanakan kaka kelas songongnya itu. "Lo kan yang ngirim teror SMS kampungan kaya gini?" tunjuk Ezra memperlihatkan ponsel miliknya. Seringai senyum licik terukir dibibir tipis milik gadis berambut hitam seleher. Tangan kanannya membenarkan letak kacamata yang sempat miring. Aaaa Teriakanya tertahan. Ezra mencekik leher Nasya dengan perlahan. Berharap gadis itu segera memohon dan mengakui perbuatannya. "Gue buka cewe pengecut yang maennya sembunyi-sembunyi, sorry bukan kelas gue" "CATAT!! ini kedua kalinya lo buka kartu buat gue, thanks" ucap Nasya dengan suara tertahan. Persetan dengan anak ingusan ini mampu mempermainkan emosi Ezra begitu cepat. Darah tingginya naik sangat pesat. Cekikannya Ezra pererat. Tangan kirinya bersiap untuk memukul gadis ambis didepannya. Beberapa inci lagi tangannya bisa menyentuh kepala gadis itu. "BUKAN DIA PELAKUNYA!!" teriak seseorang yang menerobos masuk. __________***_______ Rank # 1 in misteri ( 41,5 k) 6 Mei 2022 # 1 in teka teki ( 5,6 k) 7 Mei 2022 # 12 in love (258 k) 8 Mei 2022 # 1 in penerbitakad (829) 3 Juni 2022 # 7 teenfic (155 k) 14 Juni 2022 🔔toxic no sensor, LGBT, seksual Content, kekerasan fisik.
Something Called Hope | Completed , écrit par IkhdaNaa
61 chapitres Terminé
[TEENFICTION] [16+] "Kenapa lo melakukan semua ini?" tanya Nesya penuh emosi. Seseorang itu mencondongkan badan lebih dekat dengan Nesya, lalu tersenyum puas. "Karena gue pengen menghancurkan hidup lo dan berharap lo enggak pernah bahagia." "Sialnya hidup gue udah hancur bahkan sebelum lo berniat melakukan itu," katanya miris, bersuara lebih lirih daripada sebelumnya. _ Nesya Amalia, si anak emas sekolah, pemegang singgasana peringkat pertama paralel di sekolah, berturut-turut menyabet juara olimpiade sains nasional, dan jago bermain piano. Namun semua itu tidak pernah terlihat di mata Mama, tidak peduli sekeras apapun usahanya. Arkana Mahendra, si kapten basket, sahabat Nesya yang punya love language act of service, dan jago berkelahi. Hidup di keluarga yang tidak pernah mendukung impiannya, ia tumbuh menjadi remaja yang tempramen. Ia selalu menjadi orang pertama yang maju untuk membalas dendam jika Nesya disakiti dan terluka. Namun hubungan keduanya merenggang ketika pemeran-pemeran baru hadir dalam hidup mereka. Ada Satya Devanka, si pecinta sunyi yang misterius. Ada Salsa Gita Yunanda, si murid pindahan yang punya hobi melukis. Ada Dewa Yunanda, si pemilik cafe yang terjebak di masa lalu bersama kenangan kekasihnya. Lalu ada pemilik akun email misterius bernama escenadelcrimenn@gmail.com yang mengirimkan teka-teki dan teror secara brutal berimbas taruhan nyawa. Pada situasi yang semakin tidak terkendali, Nesya hanya mampu berharap semoga keadaan bisa segera membaik. Impiannya dan segala usahanya bisa dilihat dan dihargai oleh mamanya. Teka-teki bisa terpecahkan. Serta teror demi teror bisa dihentikan dan tidak ada lagi teman-temannya yang menjadi korban. Mampukah harapan-harapan itu menjadi kenyataan? Dan siapakah sebenarnya dalang di balik pemilik email misterius itu? Yuk baca kisah lengkapnya di sini! Content warning: Suicide, harsh words, self harm,, physical abuse, blood Cover by: Srynurh Copyright © 2024
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
O7X  cover
Something Called Hope | Completed  cover
FLEUR ✓ cover
RAHASIA kita cover
Rätsel ( Revisi ) cover
Tada Shinu Game : 3 Days [END] cover
Takdir dan lukanya(End) cover
From Ghesya To Esya cover
ARABELLA cover
HAIHS [ 1 ] Gamma [Completed] ️✓ cover

O7X

44 chapitres Terminé

"KELUAR!!"teriak Ezra memasuki toilet perempuan. "Semuanya KELUAR bangsat!!" Satu persatu bilik kamar mandi ia dobrak. Memastikan tidak ada orang yang tersisa. Perempuan berkacamata itu berjalan mundur, mendapati mimik wajah Ezra yang begitu emosi. "Berani ya lo maen-maen sama gue!" Ancamnya. Tubuh Nasya menabrak dinding ujung toilet. Gadis kelas X itu tak tahu apa yang direncanakan kaka kelas songongnya itu. "Lo kan yang ngirim teror SMS kampungan kaya gini?" tunjuk Ezra memperlihatkan ponsel miliknya. Seringai senyum licik terukir dibibir tipis milik gadis berambut hitam seleher. Tangan kanannya membenarkan letak kacamata yang sempat miring. Aaaa Teriakanya tertahan. Ezra mencekik leher Nasya dengan perlahan. Berharap gadis itu segera memohon dan mengakui perbuatannya. "Gue buka cewe pengecut yang maennya sembunyi-sembunyi, sorry bukan kelas gue" "CATAT!! ini kedua kalinya lo buka kartu buat gue, thanks" ucap Nasya dengan suara tertahan. Persetan dengan anak ingusan ini mampu mempermainkan emosi Ezra begitu cepat. Darah tingginya naik sangat pesat. Cekikannya Ezra pererat. Tangan kirinya bersiap untuk memukul gadis ambis didepannya. Beberapa inci lagi tangannya bisa menyentuh kepala gadis itu. "BUKAN DIA PELAKUNYA!!" teriak seseorang yang menerobos masuk. __________***_______ Rank # 1 in misteri ( 41,5 k) 6 Mei 2022 # 1 in teka teki ( 5,6 k) 7 Mei 2022 # 12 in love (258 k) 8 Mei 2022 # 1 in penerbitakad (829) 3 Juni 2022 # 7 teenfic (155 k) 14 Juni 2022 🔔toxic no sensor, LGBT, seksual Content, kekerasan fisik.