pacar kontrak!

pacar kontrak!

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 20, 2020
• • • "sayang" panggil Raden. Aghatapun menatap tajam kearah Raden. "kenapa? kok melotot kan kita pacaran?" ucap Raden sambil menaik turunkan alisnya menggoda Aghata. Ucapan Raden membuat pipi Aghata memerah. "ya walaupun cuma pura-pura" lanjut Raden. "ish elo mah" kesal Aghata. "kenapa? kok marah lagi? oh jangan-jangan lo pengen kita pacaran betulan?" ucap Raden lagi sambil mengedipkan matanya, lagi-lagi hal itu membuat pipi Aghata memerah. "cie-cie, iyakan lo mau jadi pacar beneran gue?" goda Raden. "Yaiyalah" jawab Aghata kesal. Namun beberapa detik kemudian ia menutup mulutnya shock atas kata-kata yang ia ucapkan barusan. "mampus!! bisa-bisanya gue keceplosan" ucap Aghata dalam hati. • • • jadi bagaimana cerita Aghata dan Raden setelah mereka resmi menjadi pacar 'pura-pura' ??
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RadenRatih
  • ALSTARAN [END]
  • Janji Sepasang Bintang (SELESAI)
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • BarraKilla
  • AURORA [END]
  • Reyhan dan Arsya [Completed]
  • A & A
  • Fourple Of Love
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

"Emangnya keluarga lo mau nerima lo lagi, hah? Nggak ada yang mau nerima lo lagi, Rat. Jadi, jangan sok deh lo itu. Cuma gue yang mau sama lo." 17+ #1 in general fiction (12/07) #4 in romance LENGKAP! FOLLOW AKUN INI SEBELUM MEMBACA AGAR TIDAK BINGUNG. Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA) Bagi Ratih, dia hanya butuh satu orang saja yang ada untuknya. Begitu pun bagi Raden. Mereka pikir, semua akan baik-baik saja asalkan mereka tetap bersama. Nyatanya, tidak. Apalagi Raden benar-benar mencari uang sendiri, dibuang sang papa, jauh dari sang mama. Emosinya yang masih belum terkontrol. Omongannya yang sering ceplas-ceplos dan menyakiti hati Ratih serta dia yang mudah simpati dengan orang lain yang mempunyai nasib sama seperti dia- menjadikan bumerang bagi dirinya sendiri. [Akan diupdate secepat yang penulis bisa agar cepat tamat] • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido