A L B I M

A L B I M

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gila Itulah yang dipikirkan Alya setelah melihat Abim, anak baru datang ke sekolahnya itu. Parasnya memang tampan sehingga tidak salah kalau ia memiliki banyak fans dihari pertamanya masuk. Tapi mengidolakan sosok Abim, itu merupakan hal yang gila dan mustahil untuk terjadi di kehidupan Alya. Mampukah Alya mempertahankan ucapannya? Atau ia akan jatuh cinta pada sosok Abimanyu Gunawan? "Bisa gak si lo gausah ngehantuin hidup gue?!" "Gue gabisa karna gue bukan pocong yang kerjaannya ngehantuin hidup orang" "Terserah!"
All Rights Reserved
#48
alya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIRen
  • Arsyilazka
  • 𝔸𝕃𝕍𝕀𝕃𝕐𝔸 (End)
  • troublemaker VS ketos! βœ”
  • Gula - Gula
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • "Perempuan Gila"
  • BIRA
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. β€’β€’β€’ "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines