Pergi Sebentar

Pergi Sebentar

  • WpView
    مقروء 184
  • WpVote
    صوت 17
  • WpPart
    فصول 10
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: خميس, يولـ ٨, ٢٠٢١
'nanti kalo gue pergi, gue harap dia yang baik kembali hadir di kehidupan lo, biar gue tenang ninggalin lo' ucapnya dalam hati "Sya, lo ga bakal ninggalin gue kayak Areo gitu kan?" Fasya diam membeku, beberapa detik kemudian ia hanya mengangguk kaku -maaf - Awalnya persahabatan mereka berjalan baik baik saja meskipun ada satu hati yang mencintai dalam diam. Fasya tau, Neyra hanya mencintai Rafan si ketua OSIS bukan dia Hingga akhirnya kepergian Fasya yang tiba tiba membuat Neyra selalu berteman dengan sepi ditambah berita sangat buruk seumur hidupnya yang benar benar tak pernah Neyra duga, Fasya pergi. Pergi untuk selamanya, bukan pergi sebentar~ "Lo ingkar janji! Lo jahat sya!"
جميع الحقوق محفوظة
#104
sahabatkecil
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • GHAVARI
  • PRISMATIKA✔️
  • RAFA(Rain Rafa)
  • GeVania [END]
  • VANYA
  • LUKA BIASA GADISKU
  • ALVISA  [TAHAP REVISI]
  • Love Is Never Wrong [Completed]
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى