Human Journey

Human Journey

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 20, 2020
"Bumi sudah begitu rusak apakah ini disebabkan oleh ulah manusia?" Kata hati Tommy Enderson, yang sedang melihat pesawat luar angkasa dengan begitu besarnya. Tapi tidak seluruhnya ini adalah ulah manusia bisa jadi bumi sudah cukup tua, bencana di mana - mana, rotasi berputarnya bumi sudah semakin melambat, matahari sudah mulai membesar sehingga planet Merkurius telah ditelan oleh matahari hingga akan terjadi Supernova (Ledakan Bintang). Mungkin proyek New Home yang dikembangkan oleh Aerglo adalah sebuah solusi untuk mencari kehidupan baru di planet lain, ialah Sistem Trappist (Trappist System) sama halnya dengan tata surya (Solar System) kita saat ini hanya saja umur Sistem Trappist lebih muda 3750 tahun dari tata surya kita. Judul: Human Journey - not worth holding on. Genre: Fiksi Ilmiah Penulis cerita: Muhamad Qorry Darmawan Pengawas cerita: Jafar Kartika Tanggal di rilis ---
All Rights Reserved
#74
bumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destination: Jakarta 2040
  • My Beloved Senior [HaliSol]
  • (END) Seluruh alam semesta membesarkanku dengan emas krypton
  • The Secret of Canara
  • GALAKSI BIMASAKTI
  • Manusia Planet [6 SEASON]
  • transmigrasi flora (End/Tamat)
  • The Key of Galaxy

TERSEDIA DI SELURUH TOKO BUKU DI INDONESIA BLURB Konsep waktu menjadi suatu fundamental dari bagaimana Alam semesta berkerja. Manusia mungkin sudah bisa memahami bagaimana waktu mempengaruhi segala hal melalui ilmu fisika, namun kita belum bisa memanipulasinya. Namaku Ilyas, aku mempelajari Alam Semesta dan bagaimana menciptakan manipulasi waktu. Waktu memilihku untuk merasakan manipulasi itu secara nyata. Perjalanan manipulasi waktu hubungan cintaku dengan seorang gadis bernama Alisa di tahun 2015, dan dipertemukan kembali secara tiba - tiba di tahun 2040. Perasaan yang aku rasakan sama, tetapi Alisa seperti masuk ke dunia mimpi di mana dia bisa melihat kembali seorang kekasih yang telah hilang selama 25 tahun. Kehilanganku selama 25 tahun membuat Alisa membuka 'jalan' untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Namun, aku bingung oleh perjalanan distorsi waktu, namun aku harus mengetahui apakah ini perjalanan yang harus dihadapi atau disadari. Karya ini dilindungi Undang - Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines