BLANZODIAR VILLAGE

BLANZODIAR VILLAGE

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 28, 2021
Dua orang sahabat melanggar aturan sekolah dengan membuka dan mengambil sesuatu didalam lemari kayu tua yang sudah sangat lama tidak terpakai. Saat kepala sekolah menyadari akan hilangnya sesuatu itu,ia langsung mencari siapa yang berani mengambilnya. Namun sayang,semua sudah terlambat karena dua sahabat itu kini telah terdampar di sebuah lembah. Lembah yang amat sangat membuat mereka bergidik bercampur kagum. Dan semua itu akan menjadi kesalahan besar. YANG SUKA FANTASI LANGSUNG BACA AJA BROH! (btw gw suka fantasi,suka menghayal soalnya) KALO ADA TYPO MOHON DIINGATKAN, KARENA GW MANUSIA PELUPA NAN CEROBOH :) Genre : Petualangan fantasi
All Rights Reserved
#13
lembah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • Danger [BL] TAMAT√
  • Tuan Serigala & Kelinci Kecil ( bl )
  • PESONA PRAHARA {Legenda Tanah Wulandira}
  • IT'S YOU, YOU WANG YEMI! [ END]
  • The Phantom Heir
  • ONLY FRIEND ?
  • Sua Parte [Fang]
  • Kuas Gugur ◖BL◗  

[ Fanfiction Boboiboy ] ~ "Sekali tertuduh tetap tertuduh." Malam itu, satu-satunya saksi hanyalah dia. Ia pasrah pada nasib jika orang itu membocorkan segalanya. "Gue tetep dikubu lo!" "Gue pembunuh!" Siapa sangka, bahkan ketika keduanya tidak lagi dekat, orang itu tetap menyimpan semuanya dengan baik. Sampai keduanya sadar, ada bejana yang lebih besar mengintai dari sudut kegelapan yang paling gelap. Remang-remang namun berbahaya, sesuatu berbisa yang menyebabkan huru-hara. Jenis gelap yang membinasakan nafas sampai tidak bersisa, jenis petaka yang membawa badai nestapa dan menggerus habis sisa kewarasan. "Lo yakin kita mampu? Gue udah nggak kuat, gue nggak bisa. Ayo udahin aja, ngaku kalah dan biarin mereka bunuh kita." "Lo gila?! Bayarannya Adik lo! Lo lupa Ice jadi taruhan didepan sana?!" "Terus harus gimana?! Semuanya juga nuduhnya gue yang jadi perkara!" "Makanya jangan nyerah! Yakinin mereka kalo lo cuma korban fitnahan!" Tapi bagaimana? Semuanya terlanjur lebur. Dia hanya memiliki dua pelipur lara, pun salah satunya dirusak habis seperti boneka tidak berharga. Sementara satu lainnya menjadi tameng padahal psikisnya tidak baik-baik saja. Tuhan, ini bagaimana? ~ • Angst, thriller, mental illness, criminal act • 15+ • Just Fanfic • Masa Rombak • Jokes LGBT bertebaran ©Nan4yz_

More details
WpActionLinkContent Guidelines