An Incovenient Flame

An Incovenient Flame

  • WpView
    LECTURAS 617,629
  • WpVote
    Votos 37,171
  • WpPart
    Partes 44
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, mar 20, 2021
MATURE CONTENT. HARAP BIJAK DALAM MEMBAJACA [+21] ------ Wanita itu duduk bersebelahan dengan pria yang dilihatnya sedari tadi. Dia memesan satu gelas gin supaya tidak terlihat bahwa dia sedang menguntit laki-laki ini. Laki-laki yang membuat dunia bergidik ketika menyebut namanya, Alexander Strife. "Nona, aku tahu kau memperhatikan ku dari tadi." Ujar laki-laki itu. "Anda berbicara dengan saya?" Laki-laki itu tersenyum miring. "Aku bisa saja langsung menembakmu disini, tapi sebelumnya aku penasaran. Siapa yang menyuruhmu?" Wanita itu gelagapan, terkejut mendengar penuturan laki-laki itu. "Tidak. Tidak ada siapapun yang menyuruhku, aku hanya ingin meminta tolong padamu." "Aku bukan orang yang baik, Nona. Sepertinya kau meminta tolong pada orang yang salah." "Tidak. Hanya kau yang bisa membantuku." Ucap wanita itu dengan sungguh-sungguh. Mereka bertatap-tatapan cukup lama, pria itu sedikit iba padanya. "Jadi apa maumu?" Wanita itu terdiam cukup lama, ragu untuk mengatakannya. "Marry Me." 🏅1 in #Romantic at 27 June 2021 🏅4 in #Adult at 24 June 2021
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mr. Right For Now
  • Enemy in Your Area (#1) [FINISHED]
  • Alice
  • Plot Twist - Hartono's Fam
  • A Dream That Ended Up Come True?[END]
  • Istri sang CEO [ENDING]
  • WEDDING ABSTRAK《on going》
  • Secret Wife (TAMAT)
  • When A Woman, Fell In Love with "Her Husband"

[BACA SAAT ON GOING. INTERMEZZO PART DIHAPUS 1X24 JAM SETELAH PUBLISHED] May contain some mature convos and scenes. "Aku akan bayar semua hutang kamu, asal kamu menikah denganku." Aku tidak tahu bagaimana mengurus anak, juga tidak tertarik untuk melakukannya biarpun usiaku sudah menginjak 24 tahun. Tapi aku harus bisa sekarang sebagai balasan untuk perjanjian yang aku dan Ekata lakukan. Bayi di depanku ini tidak bisa dikatakan jelek. Apalagi dengan mata bulat dan besarnya, serta pipi bulat, dan rambut ikal berwarna cokelat tua. Tangannya yang seperti logo ban berwarna putih yang berlipat-lipat itu berusaha meraih mainan berbentuk bintang yang menggantung di atas kepala. Dia, Alma, lucu dan dia anaknya Ekata, suamiku. Bingung, kan? Sama, aku juga. Jadi, ini awal mula bagaimana aku, Adina, terjebak di benang kusut yang aku buat. Lalu semakin kusut setelah ibu kandung dari Alma datang dan memintanya kembali. GENG BUAYA SERIES #2

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido