aksara-aksara kembali berhamburan,
bersama jarak yang kian menjauh...
dan kau
yang menggenggam ujung lain dari pintalan benang merah milikku,
somewhere under the sky,
Terra Sia Senandika
kebencian ku akan menjadi cinta sejati yang melekat pada diri kita,aku tak akan pernah menyia nyiakan mu sampai kapanpun.seumur hidupku! sampai tuhan memisahkan kita,dan hanya takdir yang menentukan