DISTRINGAM

DISTRINGAM

  • WpView
    Membaca 35
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 3, 2021
⚠cerita mengandung bawang ⚠cerita mengandung kata kasar 🍭bijaklah dalam memilih cerita;) "Mama jangan tinggalin alin" teriak gadis kecil dengan tangisan tersedu. "Lepasin. Kamu harus disini karna dia adalah papa kamu. Kamu harus nurut apa yang di katakannya. Dan kamu gak perlu mencari saya, karna saya akan lebih bahagia tanpa ada kamu di kehidupan saya. Dengar itu baik baik." Ucap wanita paruh baya dengan dress berwarna merah. *ini kisah alin, gadis dengan seribu keinginan dan impian yang hanya menjadi angan-angan. Alin gadis yang diselimuti luka, dan Gadis bertopeng senyum manis. Hati ini rapuh dan ketika ia patah, meskipun ia sudah di perbaiki dengan berbagai cara ia tidak akan kembali seperti semula, seperti sebuah ranting yang bila sudah patah ia tidak akan kembali utuh seperti semula.~alin Cover by septiayu594 Created by septiayu594 [Jangan lupa follow akun ku ya bund]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#102
rapuh
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 27 FEBRUARI
  • ALANA [REVISI]
  • ALEYA~~
  • Alinka's Story! [Completo]
  • About SAMANTHA
  • The Happiness Home ( Hiatus:)
  • RAPUH
  • Aleysha Please Don't Go!
  • 𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐇𝐀𝐌𝐏𝐈𝐑 𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈 (END DAN TERBIT)

* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan