Eros dan Hawa

Eros dan Hawa

  • WpView
    Reads 8,944
  • WpVote
    Votes 369
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 17, 2022
Seorang manusia tidak dapat memilih dilahirkan dari keluarga seperti apa, tidak dapat memilih tumbuh dan berkembang di lingkungan seperti apa. Tuhan selaku sang pencipta berhak mengatur semua kehidupan kita dengan berbagai cara dan alasan-Nya. Begitupun Hawa Najeda, Tuhan mempermainkan hidupnya dengan takdir yang begitu apik, banyak peliknya sampai ujung bahagia susah untuk bersarang dalam hidupnya. Sungguh semua menjadi mati rasa. Tapi entah mengapa hidupnya tidak bisa berada dalam suatu titik tapi tetap berada dalam suatu koma, yang sudah sangat ingin ia tinggalkan. Saat perlahan separuh nyawanya direnggut oleh takdir, menyisakan ruam yang membekas tanpa ampun. Semua seakan tidak ada ujungnya, saat ia kembali lagi bertemu dengan masalah besar yang merubah hidupnya. Bertemu dengan Eros teman kakaknya yang brengsek memberikan gambaran kepada hidupnya tentang cinta walau tetap dibalut dengan luka. Sebab sejatinya dirinya masih berada dalam satu garis lurus dengan koma, bukan titik. Tuhan dan takdirnya, ahhh tidak bisa ditebak. 21+ (harap bijak dalam membaca)
All Rights Reserved
#102
berandal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • INDIGOF CINTA
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • DAFTAR TUGAS NARA (TAMAT✓)
  • NEVER LETTING YOU GO (END)
  • Candu
  • HE'S COMEBACK
  • Karena Kamu Rumahnya
  • The Best Man Ever

[Belum direvisi, EYD berantakan] Pernahkah kalian mendengar kalimat ini, "Setiap kebahagiaan yang kamu berikan kepada orang lain, akan kembali kepadamu bahkan lebih indah" Arka, seorang bocah yang belum genap berusia 15 tahun termenung mendengar kalimat itu diucapkan untuknya. Yahh.. Arka cukup memepercayainya. Tak ada manusia yang hidup tanpa sebuah cobaan, baik si kaya maupun si miskin memiliki cerita, luka dan tawanya masing masing. Tentu saja tak jarang, manusia diturunkan oleh semesta sebagai perantara penguji untuk sesama manusia lainnya. Karena itu, Terkadang rasa sakit yang paling nyata berasal dari orang terdekat, maka level tertinggi dari emasnya hati seseorang adalah memaafkan dan mengikhlaskan. Bagai berada didalam Andala, rasanya sungguh menyesakkan. Akan sangat sulit berdamai, namun Arka akan selalu mencoba memaafkan. Bukankah dunia hanya bersifat fana? Tentu saja, kalimat diatas bukan lah kata kataku. Kutipan itu berasal dari sebuah novel yang Arka baca, dan dari sana lah Arka mendapatkan kekuatan. Membuat orang lain terus merasa bahagia, tentu saja hal itu diluar kemampuannya. Tapi sungguh ketika orang lain tersenyum karena dirinya, adalah sesuatu yang berharga. Karena itu Arka sangat gemar menularkan tawanya untuk semesta, namun ia justru sering kali lupa bagaimana cara tersenyum ketika sendirian. Maka berterima kasihlah ia kepada setiap novel yang dibacanya, buku buku yang penuh rangkai kata indah itu selalu berhasil membawanya kekehidupan penuh warna. Karakter fiksi yang tercipta dari rasa sakit ataupun keinginan terpendam para penulis itu mampu menariknya dari kegelapan. Jadi jika kalian memutuskan untuk mengikuti keteguhan hati seorang bocah kecil kesayangan kedua abangnya ini, Maka ku ucapkan selamat datang pada kehidupan bahagia Arka Arelio! -Y21 September 2022 (Selesai dipublish pada : Minggu, 9 April 2023 Pukul 16.24 wib)

More details
WpActionLinkContent Guidelines