Viana
  • WpView
    LECTURAS 29
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 24, 2021
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- DUGG!!! "Aduhhh..." Sebuah bola mendarat terkena kepala gadis itu tanpa sengaja dan membuat gadis yang sedang melamun dalam kesedihannya itu tersentak seketika. Ia pun mengambil bola yang mengenainya itu dan hendak mengembalikannya lagi kepada pemiliknya. Saat ia membalikan badannya terasa tangan kecil yang memeluk kakinya. Seorang anak perempuan yang ia perkirakan umurnya 3 tahun telah memeluknya. "Kakak cantik ga boleh sedih nanti Abin ikut sedih" dengan raut yang tak kalah sedih dengannya gadis kecil itu memandang dan menatapnya dari bawah seolah memberikan kekuatan dan semangat untuknya. Seketika rasa sedihnya itu lenyap seperti diserap oleh mata gadis kecil ini. Ia pun berjongkok agar tingginya sejajar dengan gadis kecil manis itu dan memberikan senyuman. "Engga, kakak ga sedih kok, cuman kelilipan aja makanya mata kakak berair". Gadis kecil itu pun menatap matanya dalam seolah mengetahui jika ia sedang berbohong tapi tak mengatakan apapun. Gadis yang menyebut dirinya Abin itu mengulurkan tangannya, tersenyum lebar dan berkata "Perkenalkan kakak cantik, aku Sabina Navilla Tabian, umur 3 tahun lebih 7 bulan". Meuni manis pisan ieu budak teh, batinnya. Ia pun membalas uluran tangan gadis kecil itu sambil tersenyum, "Hallo Sabina, perkenalkan juga, Kakak Viana Anara, 24 tahun lebih 5 bulan." "Nih, bolanya. Kamu kok sendirian?" Viana bertanya sambil berdiri dan mengulurkan bola tadi kepada Sabina. Tanpa menjawab pertanyaan dari Viana, Sabina langsung memeluk kembali Viana dengan sangat erat. "Abin mau jadi anak Mama Vi! Ga boleh nolak!" "HAAAHHH??!!" Viana sontak menganga seakan tak percaya apa yang telah didengarnya tentang keinginan anak ini.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mommy untuk Arven ( Sekuel Mommy) Sudah Pindah Ke Dreame/Innovel
  • Mommy And Baby (END)
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • AGGA
  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • Transmigrasi Jadi Istri Gendut (End) (Terbit)
  • KAY'S STORY
  • 𝑲𝑨𝑵𝑨𝒀𝑨 𝑶𝑹 𝑨𝑹𝑨𝑩𝑬𝑳𝑳𝑨 [END]✔️
  • Transmigration is poor 21++
  • Zo Untuk Zia

SERIES#2 Vino Ardana Abiputra, Seorang duda beranak satu yang baru saja ditinggal pergi oleh sang istri. Kesibukan Vino hanya pada file - file perusahaannya. Di usianya yang ke 34 tahun ia sudah harus menjadi single Daddy tapi walau begitu. Vino tetap bahagia akan hal itu, kehidupannya yang tadinya biasa saja berubah menjadi sebuah masalah besar. Saat seorang gadis bernama Jasmine memasuki kehidupannya. Gadis yang masih duduk di kelas 2 SMA sudah berani menyatakan cinta pada dirinya. "Daddy?" "Jangan memanggil ku, Daddy. Karena kau bukan anakku," "Tapi aku tetap ingin memanggil mu, Daddy?" "Sudah berapa kali harus aku katakan ja...!!! "Daddy. Aku mencintai dirimu?" Kata - kata itulah yang sanggup membuat tubuh Vino membeku, saat gadis kecil itu dengan beraninya menyatakan cinta pada dirinya. Konyol dan Gila. Ya, kata - kata itulah yang keluar dari mulut seorang Vino Ardana Abiputra pada saat itu. Sejak ucapan itu terlontar hidup sosok Vino semakin hari semakin kacau, karena ulah nakal dan centil dari Jasmine yang notabene, nya, adalah seorang gadis SMA yang lebih muda dari dirinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido