Untaian Kata [On Going]

Untaian Kata [On Going]

  • WpView
    Reads 549
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 9, 2021
Hanya sebuah cerita tentang seorang gadis dengan nasib malangnya yang harus terkena masalah pada organ jantungnya, membuat ia harus rela bulak balik mendapat perawatan khusus dari rumah sakit. Hingga suatu saat, dokter sudah menyatakan kalau tidak ada lagi perkembangan dalam dirinya, padahal selama ini ia sudah berjuang mati matian untuk bertahan demi keluarga, teman dan cintanya. Tapi pada akhirnya, gadis itu memilih menyerah dan merelakan cintanya. Note: hati hati, banyak typo By:junleyartawan *murni dari pikiran saya sendiri *no jiplak (Start: 21-12-20)
All Rights Reserved
#511
nct127
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • [√] Viel
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓
  • Romantic Art | Huang Renjun
  • Rembulan ; Na Jaemin [END]
  • Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2
  • DNA: Blood doesn't mean you're FAMILY ✔ [END]
  • Love In School | NCT [TAHAP REVISI]
  • [2] relationshit | lee Haechan
  • 'ɪɴ ᴍʏ ᴅʀᴇᴀᴍ...~𝙹𝚎𝚗𝚁𝚒𝚗𝚊 (𝐂𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝) ✅

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines