Fatty Cow

Fatty Cow

  • WpView
    Reads 27,523
  • WpVote
    Votes 2,657
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 21, 2024
Akulah Fatty Cow, satu-satunya penghuni sekolah yang di jauhi, dengan berat badan 70 kilo, dan tinggi 145 Senti! kalian pasti bisa membayangkan bentuk tubuhku, kan? Dia juga merupakan seorang ibu yang menyembunyikan putranya sendiri. . . . "siapa namamu?" "!?, kau bicara dengan ku?" "tentu saja, lalu siapa lagi yang aku tanya selain kau?" " Wei wuxian, namaku" . "Mama~" "Iya sayang mama di sini" Update kalo ga malezzz( ' ▽ ' )ノ This story is purely from my mind!! maaf ya kalau gaje soalnya ak cuma mengutarakan isi pikiranku ( ╹▽╹ ). kalau kalian kepo cus di baca ya terusannya, heheheh. Semua nama karakter saya ambil dari penulis mo Xia tong xiu
All Rights Reserved
#65
bingqiu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hot Hot
  • THE BADASS SLAVE
  • [✓] Hidden Crush
  • MDZS-XICHENG UNITITLED (RAW/UNEDITTED) [√]
  • Everlasting [Lotus Squel]
  • Xieyun Si Bocah Tengil [Keluarga WangXian]
  • love two LAN With Jiang Cheng Tsundere
  • 假村庄 Desa Jia (MDZS Fanfic)[✔️]
  • A Little Pieces Of Heart - WangXian [忘羡] ✓✓
  • A Boy Named Wei Wuxian
Hot Hot

Harap baca ini dulu ya :) Ini adalah fanfiction. Cerita asli buatan hamba, sedangkan tokoh karakter yang digunakan berasal dari novel berjudul Mo Dao Zu Shi dan Tian Guan Chi Fu karya Mo Xiang Tong Xiu. Hamba tidak memiliki tujuan apapun dalam membuat ff ini selain melepaskan imajinasi yang ada di dalam kepala. Terima kasih :D Sinopsis : Lan Wangji mengalami tekanan sejak memasuki dunia kerja. Menikah. Padahal masih ada kakaknya, tetapi mengapa malah dirinya yang kena tekanan untuk menikah? Kedua orangtuanya saja tidak menuntut, tetapi kenapa pamannya begitu kolot? Lan Wangji kesal. Ia ingin mengutarakan pendapatnya itu pada Lan Xichen sebagai saudara dan teman curhatnya. Namun, kakaknya malah pergi bersenang-senang ke suatu tempat yang tidak ia ketahui. Diam-diam mengikuti kakaknya, Lan Wangji tidak pernah menyadari bahwa tempat itu akan mengubah hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines