Kamu dan Kenangan

Kamu dan Kenangan

  • WpView
    Reads 2,823
  • WpVote
    Votes 231
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 17, 2021
FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA. VOTE DAN KOMEN JUGA, ITU ADALAH DUKUNGAN SEMANGAT DARI KALIAN. Cerita ini mengandung bawang. . . . . . . Menceritakan perjuangan seorang cowok menghadapi penyakitnya dan berjuang mempertahankan cintanya untuk seorang cewek yang telah menolongnya. Tak di anggap oleh orang tuanya, orang tuanya selalu membandingkan dirinya dengan sang kakak. Itu adalah makanan sehari-harinya. Si berandalan sekolah, bahkan ia ditakuti seluruh murid sekolahan yang mengenalinya saja. Ia tidak punya teman, karena mereka tidak mau berteman dengan berandalan keja ujim seperti dia. Walaupun orang yang melihat dia berandalan, kejam dan dingin. Sejujurnya ia menyimpan rasa sakit yang tak pernah hilang sejak dia masih umur 8 tahun. ------- Penasaran? yuk baca:) Sebelum baca ini wajib baca Cerita gue yang broken heart sama Kahfi dan Naya.
All Rights Reserved
#417
berandalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • FRIENDZONE (COMPLETED)
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Cinta setelah Cinta
  • Rayhan dirgantara [End]
  • Between Grief
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • Ananta&Dunianya[✓]
  • Aksara Lingga
  • Leyna

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines