Story cover for GERAL by Emafaza
GERAL
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 21, 2020
eta memberontak namun yg ia dapatkan adalah dorongan keras hinga pungungnya terbentur tembok. Yang di apit satu tangan berada di sebalah kanan wajahnya jantungnya juga berdetak tak karuan

"lo mau mati di sini!?"

"b-bukan aku yg melaporkanmu" eta sudah tidak bisa membendung air matanya akhirnya tangisnya pecah

"oh bukan lo? terus siapa?!Haa!!!"
sarkasnya sambil menekan bahu eta


note: Masih banyak kesalahan dalam menulis
 bila ada kesamaan itu hanya usur.      ketidaksengajaaan.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add GERAL to your library and receive updates
or
#453kejam
Content Guidelines
You may also like
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
Cracked Love by MelodySiringoringo
44 parts Complete
Deg. Aluna terpaku di tempat seolah olah badanya susah untuk di gerakkan, yang ia lihat ia lah Sagara terbaring dibrangkar rumah sakit. Apa ini, Aluna sudah tau apa alasan temannya tidak mau memberi tahukan keberadaan Sagara ternyata ini. "Sagara?" ucap Aluna melangkah mendekati brangkar Sagara. Aurora yang sedang menyuapi Sagara makan langsung melihat kearah sumber suara yang di dengarkan oleh daun telinganya. "Sa? Dia siapa!?" tanya aurora, sedangkan Aluna menunggu jawaban yang keluar dari mulut Sagara. Sagara langsung melihat kearah Aluna yang baru masuk kedalam ruang rawatnya. "Kamu siapa?" Tanya Sagara melihat kearah Aluna, aluna terkejut dan hatinya seperti di tusuk belati saat Sagara mengatakan itu. Dan saat itu lah, Penyakit Ganda Sagara tumbuh. Jiwa kedua di dalam diri Sagara bangkit, yang dimana jiwa kedua itu sangat mencintai Aurora. Aluna melangkah mendekati brangkar yang di tiduri oleh Sagara. "Ini Aluna sa" lirih Aluna dengan mata yang berkaca kaca. Kaki Aluna bergetar hebat saat Sagara berani rangkulan perempuan asing, yang tidak lain ialah aurora. "Kamu siapa anjing!!" Sentak Aluna mencengkam kuat tangan aurora. Sagara membelalak matanya, berani sekali perempuan aneh itu menyentuh aurora. "Lepas dia anjing, lo yang siapa?" Tanya Sagara dengan mata yang berkobar marah. Mendadak semuanya hening, mata Aluna tidak hatinya mengeluarkan air mata. "Sa, kamu serius gak kenal sama aku?" Tanya Aluna memegang tangan Sagara. Ahkk.. Aluna terpental jauh akibat hempasan dari sagara. "Pergi lo dari sini!" Sentak Sagara menunjukkan kearah pintu keluar, dan matanya melihat Aluna yang terjatuh di atas lantai. "Lo lelaki paling brengsek, gilak!!" Sentak talita menerobos masuk kedalam sana dan membawa Aluna pergi. Yok kepoin cerita aku. 🌷🌻 JANGAN MENJADI PLAGIAT. FOLLOW SEBELUM BACA
SUARA YANG HILANG by yocinn
15 parts Complete
Di Tengah suara hujan dan sambaran petir Agata merasa takut akan kehadiran sesorang yang tiba tiba menendang perutnya hingga menyebabkan iya jatuh tak berdaya. " Pliss lepasin aku sekarang. Aku nggak ada masalah sama kamu." Ucap Agata sambil memegang perutnya. Seseorang yang memakai topeng kelinci berwarna putih mendekati Ata dengan memutar - mutar pisau yang ada di tangannya. Dari bentuk fisiknya Ata dapat meengetahui jika orang itu adakah seorang laki - laki. Pria bertopeng it terus mendekati Ata hingga " Akahhhhh". Teriak Ata merasa kesakitan ketika perutnya di injak- injak. "Lu salah pilih lawan Agata Priliona Bellova". Tanpa aba - aba pria itu menusuk perut Ata dengan sangat brutal hingga menyebabkan darah berceceran di mana - mana. Ata terus berteriak kesakitan namun pria itu menghiraukannya justru baginya, teriakan Ata adalah sebuah melodi musik yang paling indah. Dengan penuh semangat pria itu terus menusuk perut Ata tanpa ampun, iya tidak memperdulikan teriakan Ata dan darah - darah segar yang terkena ditubuhnya. Di tengah sisa nafasnya Ata dapat melihat jika pria itu tersenyum di balik topengnya. Pria itu mendekatkan mulutnya ke telinga Ata dan berbisik " Hidup lu terlalu menyedihkan di dunia ini, jadi dengan senang hati gue akan kirim lu kembali ke sang pencipta agar lu bisa bahagia dan tidak merasakan sakit lagi ". Ata tersenyum mendengar perkatan pria itu. Dengan terbata bata Ata berkata " te -rima kas-ih". Mendengar perkatan Ata pria itu membuka topeng kelincinya, hingga membuat ata kaget. " Kamu?". Ucap Ata kaget. " kenapa?. Kaget?. Lu terlalu percaya sama gue Ata sampe lu lupa kalau musuh terbesar adalah orang terdekat kita ".
You may also like
Slide 1 of 10
Melody Arthadiesa cover
Bumi ; The Hurt cover
Felicity [On Going] cover
Cracked Love cover
Angkasa  cover
When I happy? (TAMAT) cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
KAYLA : I DESERVE TO BE LOVED cover
SUARA YANG HILANG cover
Promise or Leave cover

Melody Arthadiesa

24 parts Complete Mature

"Lo anak baru mending lo jauh jauh dari gue, jangan pernah deket deket sama gue lagi! nasib gue tuh jadi sial banget setiap kali deket lo" marah Aleo terhadap Melody. --- "Lo semua masuk ke kelas biar gue yang temenin dia" ujar Aleo sembari menoleh ke arah Melody sebentar lalu membuang pandangannya "Jadi, siapa dulu nih yang mau ngomong? Atau mau diem dieman terus sampe pulang sekolah?" tanya Melody memulai pembicaraan "Kalo mau tidur tidur aja" ujar Aleo cuek "Yaudah, tapi lo jangan macem macem sama gue, awas lo" ujar Melody "Lo pikir gue cowo apaan" balas Aleo "Ya kali aja gitu kan nggak tau juga" ujar Melody namun tidak di hiraukan dengan Aleo, Melody pun berbalik membelakangi Aleo yang sedari tadi kaku. "Mau lo apa sih Al, kadang baik kadang dingin banget, susah banget di tebak" monolog Melody dalam hatinya --- "Nah gitu dong, senyum kek.. baru kali ini gue liat lo senyum" ujar Melody memandangi wajah tampan Aleo yang sedang fokus mengobati lukanya "Jangan diliatin terus, ntar lo suka lagi sama gue" balas Aleo yang sadar dirinya di tatap begitu lekat oleh Melody "Hah? S..siapa lagi yang ngeliati tte..terus, gr banget" jawab Melody terbata bata "Awhh pelan pelan dong Al, sakit tau" Melody mengalihkan topik "Iya sory, tadi katanya nggak sakit" usil Aleo