KLANDESTIN

KLANDESTIN

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 11, 2021
Aden, remaja tanggung yang gayanya setinggi langit tiba-tiba disuruh ayahnya melanjutkan SMA ke daerah terpencil Indonesia. Kehidupan SMA yang dibayangannya akan dipenuhi dengan nongkrong bareng anak hits dan ngecengin cewek-cewek cantik langsung buyar begitu mengetahui lokasi sekolah barunya yang berada di pulau terluar Indonesia, alias jauh dari ibukota dan hiruk pikuknya. Aden bahkan sangsi sinyal telpon dan internet dapat mencapai daerah sana. "Orang gila mana sih yang bikin sekolah di tempat yang cocok dipake buat Nusa Kambangan versi 2.0 itu?" dumelnya ketika mesin pencarian bernama Google memberikannya sedikit informasi mengenai calon sekolah barunya. "Gue bersumpah kalo gak demi mobil tesla yang dijanjiin Papa, gue ga bakalan mau repot cari tau tentang sekolah ini." Aden memijat pangkal hidungnya begitu membaca bahwa sistem sekolah itu asrama. "C'mon den, satu semester aja ga lebih! emang sesulit apasih cari informasi tentang satu SMA? ga bakalan sesulit soal Fisika juga kan?" hiburnya pada diri sendiri, sebelum kemudian menutup laptopnya dan memejamkan mata. - Malam itu Aden belum menyadari bahwa apa yang ada disekolah itu bahkan tidak selevel dengan soal Fisika, lebih dari itu, menyangkut nyawa dan kehidupan banyak orang. Empatinya yang hanya seukuran biji semangka dipaksa untuk peduli pada orang yang bukan siapa-siapanya, bahkan otaknya yang jarang dipakai untuk berpikir pun harus dimaksimalkan fungsinya, sebab lawannya kali ini bukan sebatas tukang pukul yang ototnya sebesar batang pohon, melainkan sekelompok orang yang berdiri dibawah perintah salah satu orang paling berpengaruh di Indonesia.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#26
aden
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kutukan Tumbal
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • RE-SILIENCE (END)
  • BADAI CAMILLA [COMPLETED]
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)

Kaila hanya menginginkan ketenangan di sekolah barunya, terlepas dari takdirnya yang dapat melihat makhluk tak kasat. Namun, bagaimanapun Kaila berusaha mengabaikannya, Jean-sang cowok hits sekolah-dan nyawa-nyawa yang terancam lainnya membuat Kaila harus terjun di tengah-tengah misteri kutukan yang meminta tumbal. *** Ketika ibunya mendapatkan pekerjaan di kota sebagai asisten rumah tangga dan majikan ibunya menawari Kaila kesempatan untuk bersekolah di sekolah bagus tanpa memikirkan biaya, ada perasaan mengganjal yang dirasakan Kaila sebagai gadis indigo. Tak lama, Kaila mendapati sekolah barunya merupakan rumah sakit yang penuh sesak dengan makhluk tak kasat mata yang ingin dia jauhi. Namun, kenyataan tidak berjalan seperti keinginannya ketika sosok hantu menuntut bantuannya, belum lagi Jean-sang cowok hits sekolah-yang ingin mengakrabkan diri mengundang lirikan tidak suka dari gadis-gadis yang mengaguminya. Sialnya, sebuah kutukan yang sempat Kaila jumpai seakan mengikutinya dan mulai menuntut bayaran nyawa, termasuk nyawa Jean. Kaila memutuskan dia tidak bisa lagi memalingkan muka, tetapi bagaimana jika rahasianya terbongkar?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan