Wasser

Wasser

  • WpView
    Reads 792
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 29, 2021
Khalila Maharani.Seorang gadis cantik dengan rambut ikal yang mempunyai kebiasaan memikirkan semua yang telah terjadi dalam ingatannya membuat gadis itu tidak bisa merasa tenang dalam hari harinya. Dengan terus memikirkan orang lain terhadap dirinya,dia selalu terobsesi dengan perkataan orang yang mengkritik dirinya.Hingga suatu waktu dia harus terjebak dalam situasi yang sangat stragis antara cinta,sahabat,dan pengorbanan.Khalila harus bisa memutuskan pemikiran pemikiran itu menjadi sebuah keputusan. Apakah khalila bisa terbebas dari kebiasaannya?atau malah semakin terhantui oleh hal hal yang mengguncang ingatannya?
All Rights Reserved
#72
aidan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • RANGGA PUTRA
  • The Story Of Another Us
  • Waktu?
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines