NCT NEOLIFE [NEO PLANET]

NCT NEOLIFE [NEO PLANET]

  • WpView
    Reads 7,486
  • WpVote
    Votes 730
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 8, 2021
Setelah 1500 tahun. Atas bantuan Rosetta atau Peri kecil ke-23 Pangeran kembali lagi ke Neo Planet untuk membalas dendam untuk apa yang telah terjadi terhadap mereka dikehidupan sebelumnya. Namun perjalanan itu terlalu panjang dan berliku-liku. Apa saja yang terjadi? Luka apa yang akan mereka dapatkan? Sakit macam apa yang mereka rasakan? Akan kah mereka selalu bersama dan melawati semuanya bersama? "Aku harap ini semua segera berakhir" "Kekuatanku sudah terkuras habis" "Hikss hyung ini terlalu sakit" "Bertahanlah sedikit lagi" "Kita harus mengobati yang terluka dulu" . . . Akan kah mereka semua berhasil mengambil kendali Neo Planet lagi dan membalas dendam? Warning!! Mungkin ada beberapa tokoh yang lebih menonjol dari pada yang lain, karna terlalu susah untuk membuat cerita dengan pemeran utama yang terlalu banyak. Maaf jika sedikit mengandung unsur BL Nggak suka? gak usah baca!! #Nct 127 #Wayv #Dream #Nct ot23
All Rights Reserved
#338
jungwoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATE
  • Gemelli (END)
  • SAVIOUR : KINGDOM [✓]
  • As Beautiful As Spring || 잼런 [✓]
  • Destroy Me
  • One Night Series x NCT
  • kita ini apasih ? ��• 7dream ✓
  • ADeK (season 1)
  • Dream Mine (Selesai)
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
FATE

Cerita one shoot , two shoot dan shoot shoot lainya ya... *cerita ini hanya fiksi belaka, jangan mengaitkan hal hal yang berada di dalam cerita ini ke dunia nyata, saya hanya meminjam nama dan tidak lebih, untuk cerita saya buat sendiri ya, tidak untuk di jiplak seenaknya dan tanpa seijin authorrrrr, terima gajihh 🙏 "Aku tahu dewa, ini sedikit egois... tapi ijinkanlah aku yang terkutuk ini mempunyai nasib" . . . "Ijinkan aku ke sana ayahanda , dan jika benar demikian, tanganku yang akan melenyapkanya" . . . "Jangan salahkan Dunia, dia tidak tahu apa apa, dia hanya menjadi tikar di mana peran manusia di lakonkan... . . " Berhentilah menatapku , lama lama liur mu berpindah ke mata ... "sialan ..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines