7300 days (New)

7300 days (New)

  • WpView
    Reads 5,479
  • WpVote
    Votes 745
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 26, 2022
Kata seseorang, hidup itu hanya tentang menerima dan merelakan. Kamu harus melepaskan sesuatu yang sangat berharga, untuk mendapatkan hal baru yang juga luar biasa. Bagaimana tentang merelakan keluarga, untuk menggapai cita-cita? Ataukah, mengorbankan umur yang tersisa, untuk mengejar bahagia? Menginjakkan kaki di Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 Mdpl dan menghabiskan malam memandang milky way merupakan salah satu mimpi terbesarku. Untuk sampai di puncaknya, membutuhkan persiapan fisik dan batin yang sangat luar biasa. Lantas, dapatkah aku menginjakkan kaki di atas sana? Atau justru ajal yang terlebih dahulu datang menyapa? _______________ Halo semuanya! Aku kembali lagi dengan cerita ini, setelah hampir satu tahun ragu mau lanjut. Kali ini, aku kembali dengan versi yang menurutku lebih bagus dari sebelumnya. Harapan terbesarku hanya satu, aku ingin menyelesaikan kisah ini, di tahun ini. Selamat membaca^^
All Rights Reserved
#409
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Light Of Happiness [✓]
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Eliinaa
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Dibalik Tawa
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • You Are My Only One (REVISI)

Tentang mereka, tujuh luka yang berusaha mencari cahaya kebahagiaannya di tengah gelapnya harapan. Hadirnya orang tua mereka bukan lagi untuk mencium kening atau sekedar mengucapkan segala kata-kata kasih sayang serta penyemangatnya. Keduanya hadir hanya untuk melukis lara tanpa mau mengobatinya, membiarkannya begitu saja dan berfikir semua akan membaik dengan sendirinya. Namun kenyataannya, luka lama hingga luka baru yang berulang kali mereka torehkan justru menciptakan ribuan luka permanen. "Nyesel saya pernah ngelahirin kalian!" Seolah kurang akan rasa sakit, Tuhan bahkan memberikan luka lain lewat ikatan persahabatan yang terjalin dan terbangun begitu lama. Dendam yang terpendam lama bagai gunung lava yang menahan erupsinya, hingga akhirnya meletup dan menghancurkan segalanya. Ikatan persahabatan, persaudaraan, kekeluargaan, kepercayaan, segalanya! "KETUA YANG PESEN KE GUE!! JANGAN BIARIN STROGER PECAH APAPUN DAN BAGAIMANAPUN KONDISINYA!" ________________________________________ ⚠⚠⚠ ALUR CERITA MURNI DARI PEMIKIRAN AUTHOR! CERITA PERTAMA, MAKLUMIN KLO OON VOTE KOMENNYA KENCENGIN WALAU UDAH END YYAWW~

More details
WpActionLinkContent Guidelines