Blues and R&B

Blues and R&B

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 22, 2020
Rara dan Rere saudara kembar yang terpisah jauh sejak orang tua mereka bercerai. Kehidupan mereka berbeda haluan sehingga tercipta karakter yang berbeda. Ketika remaja, keterpurukan Rere semakin parah sejak mamanya meninggal dan ingatannya muncul kembali tentang papa dan kakaknya yang meninggalkannya sendirian. Tapi setelah ia menemukan sosok yang membuatnya bahagia, ia bisa bangkit dan menghilangkan tentang keterpurukannya. Begitu juga Rara. Ia berada diantara hidup dan mati karena ulah papanya yang psikopat. Ia lebih memilih kabur dari rumah. Sejak ia bertemu dengan seseorang yang membuatnya merasa aman ia bisa menemukan kehidupannya yang baru.
All Rights Reserved
#140
genre
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • IRISH
  • Invisible ✔
  • Semua Belum Usai [END]
  • SERAGA (Completed)
  • Garis Cinta
  • DIFFERENCE OF TWINS
  • SHE IS MY TWINS

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines