Rubai Alfii

Rubai Alfii

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 5, 2022
WpInfo
Poetry
Dalam kesunyian milik sang malam. Aku terjerumus jatuh dalam dunianya. Mengitari dunia kegelapan dengan terjalnya jalan tanpa sinar. Sayutan angin bergemulai menyentuh kulit-kulit halus. Ya, disini aku berjalan kian kemari mencari secercah sinar tuk penghantar pulang dari kesendirianku. Lelah hidup dalam kegelapan. Harapkan sinar cahaya datang menjemputku dalam dunia indah nan menawan. Dan akan ku ceritakan kisah dalam kegelapan sunyi bersama pena hitam dan halusnya lembaran kertas kisah hudupku.
All Rights Reserved
#712
kebahagiaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragmen Waktu
  • Senandika : Titik Temu
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Auristela
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • Together for Love
  • Sedalam Samudera
  • Whisper of letting go (Ending)
  • Waktu?

Sebuah perjalanan dalam detik-detik yang hilang. Di setiap sudutnya meninggalkan potongan-potongan kenangan yang tak lagi utuh, emosi yang tak terungkap, dan rindu yang tertahan diantara waktu yang terus berlalu. Manusia berpindah, namun ia menetap. Aku tempatkan ia disini sebagai wujud penghormatan pada fragmen waktu yang meninggalkan bekas. Abadilah dalam setiap tulisanku. Tertanda, Manusia yang telah berani menerima segala patah, dan merangkul luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines