You Wouldn't Answer My Hearts

You Wouldn't Answer My Hearts

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 23, 2021
Velyncia Elvarra Rossler, seorang gadis dengan wajah manis, berpostur tubuh mungil dan senyum yang indah. Ia adalah salah satu murid kesayangan di Catelha High School. Jangan kira ia tidak berbakat. Orang tua velyncia memanglah seorang pembisnis ternama. Tidak hanya itu, mereka juga membuka coffee shop yang sering ia dan teman-temannya pakai jika sedang membuat tugas. Velyncia sangat menyukai marven. Padahal sudah jelas bahwa marven sangat tidak suka padanya. Marven memaksa velyncia menjadi kekasihnya hanya karena sebuah buku harian milik velyncia yang berisi tentang dirinya. Dengan niat membuat hati velyncia tersiksa saat bersamanya, Marven sengaja bermesraan dengan gadis-gadis disekelilingnya tepat dihadapan velyncia. Dan saat velyncia telah lelah meminta hubungan itu berakhir, Marven menolaknya mentah-mentah. Sebenarnya apa mau anak itu? ini cerita pertama saya, mohon dukungannya ya ~project JCLD-S~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • F A K E ? [End]
  • Your Presence_END
  • ZATARFA (Tamat)
  • Mr. Cuek
  • mystery of the past
  • Rovalno
  • We Don't Know
  • KETOS AGAIN!!
  • you

Qaella Brawijaya, gadis sederhana yang hidupnya penuh dengan luka dan perjuangan. Sejak ayahnya meninggal, hidupnya berubah drastis. Bersama ibunya, ia menghadapi kerasnya dunia. Di sekolah, Qaella menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menganggapnya bodoh dan tak berguna, namun ia selalu mencoba bangkit meski air mata sering menjadi teman setianya. Di tengah semua kesedihan itu, Qaella dipertemukan dengan Kevin Adrian, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang. Kevin adalah siswa yang populer, cerdas, dan penuh kharisma. Tapi di balik senyum dan popularitasnya, Kevin menyimpan luka yang tak banyak orang tahu. Luka yang membuatnya merasa ia dan Qaella mungkin tak berbeda jauh-sama-sama berjuang melawan kesepian. Pertemuan mereka perlahan mengubah segalanya. Qaella menemukan harapan baru, sementara Kevin menemukan seseorang yang akhirnya mengerti dirinya. Bersama, mereka mencoba menyembuhkan luka satu sama lain. Namun, apakah dunia akan membiarkan mereka bahagia? Atau akankah luka-luka lama kembali menghantui mereka? "Kadang, yang terlihat kuat sebenarnya adalah yang paling rapuh. Dan yang terlihat rapuh, bisa jadi yang paling kuat." -qaella Brawijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines