Tampak Nyata

Tampak Nyata

  • WpView
    LECTURAS 33
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida sáb, dic 26, 2020
WpInfo
Fanfic
1Direction
Ditulis untuk kontes Watt-A-Decade. Dari prompt Bahasa Inggris. Menggunakan Bahasa Indonesia. ______________________________________________ Ten Years, they're Back! Ten years, they were gone. You spent a decade trying to move on. Suddenly, they come back and say, "We have unfinished business from ten years ago." Sepuluh Tahun, mereka Kembali! Sepuluh tahun, mereka pergi. Anda menghabiskan satu dekade mencoba untuk melanjutkan. Tiba-tiba, mereka kembali dan berkata, "Kami memiliki urusan yang belum selesai dari sepuluh tahun yang lalu." ______________________________________________ "Kamu tahu? Orang tuaku kembali setelah sepuluh tahun lamanya mereka pergi." "Yang kumaksud adalah orang tua kandungku. Kamu pun tahu mereka sudah meninggal...."
Todos los derechos reservados
#14
skizofrenia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • Ramesta (RAHASIA SEMESTA) |REVISI
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Ana Uhibbuka Fillah (Aku Mencintaimu Karena Allah)
  • RECAKA
  • LED ASTRAY
  • [End] Impossible Possibility
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ALEYA~~

Aku hanya rindu bukan cinta hanya karena trauma ini aku tak lagi mempercayai lagi apa itu arti cinta jangan memulai dengan membawa luka lama, kembali lah dengan versi terbaik dan luka itu benar-benar kau sembuhkan dengan waktu ./ deary .. Dalam senyap malam yang kelabu, Rindu menyelinap seperti bayang, Mengisi ruang hati yang kosong, Mengusik luka yang belum sembuh. Rindu itu, seperti angin sepoi, Menyentuh lembut namun menusuk, Mengingatkan pada senyum yang hilang, Pada tawa yang kini tinggal kenangan. Trauma itu, seperti duri, Mengakar di dalam jiwa yang rapuh, Menggores setiap ingatan, Menghantui setiap detik yang berlalu. Malam-malam panjang tanpa bintang, Kusandarkan hati pada sepi, Menganyam harap di antara kelam, Berharap rindu dan trauma berakhir. Namun, rindu tak pernah lelah, Terus mengalun dalam hening, Sementara trauma tetap berbisik, Mengiringi setiap jejak langkahku. Dalam pertemuan bayang dan luka, Ku mencari cahaya di ujung jalan, Meski perih, meski berbalut duka, Aku percaya ada akhir dari rindu dan trauma.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido