It's Me Aisha

It's Me Aisha

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 28, 2020
Seorang wanita bisa menyembunyikan rasa cintanya selama empat puluh tahun. Tapi dia tidak bisa menyembunyikan cemburu barang sesaat. (Ali bin Abi Thalib RA) Hadits tersebut aku jadikan alasan untuk memendam rasa selama sebelas tahun. Aku tahu sebelas tahun bukan waktu yang singkat, namun tidak apa, aku masih mempunyai sisa waktu dua puluh sembilan tahun untuk tetap memendam rasa. 🍋 Enjoy!
All Rights Reserved
#2
charm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kayla in Love (END)
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Hijrah Cinta Di Sepertiga Malam [END] -> TERBIT
  • The Hidden [SUDAH TERBIT]
  • WANITAKU,HUMAIRA [TAMAT]
  • JODOH DALAM TAKDIR {END}
  • Sebuah Rasa
  • Muara Cinta Zahra [On Going]
  • BATASAN AGAMAKU [SELESAI]

Kayla tidak pernah memikirkan apa kata orang lain tentangnya. Allah Maha Mengetahui, dan itu sudah cukup baginya. Hijrah mungkin mudah, tapi istiqamah itu yang sering kali susah. "Kamu pakai rok?" "Kamu enggak pakai make up, ya?" "Masa sih kamu enggak punya pacar?" Begitulah sebagian kecil pertanyaan yang sering ditujukan padanya. Risih? Sebenarnya tidak. Karena itu ia memilih diam. Namun, keinginan untuk istiqamah itu goyah ketika Ali memasuki kehidupannya. Perasaan yang tidak ia mengerti tiba-tiba saja hadir. Bermula dari pertemuan yang tidak disengaja, sebuah perasaan asing itu singgah di hati Kayla. Setelah melalui berbagai kejadian tidak terduga yang mewarnai hari-harinya, akankah Kayla mampu bertahan menggenggam istiqamah? _____ 🚫 Don't copy my story! 🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines