Sebelum baca, follow dulu, ya, guyz🤗
______
"Kita udahan dulu, ya. Sorry."
"Maksud kamu, Tur? Arin gak mau putus, sumpah!"
"Tenang aja, Rin. Ntar gue balik lagi kalo lo udah berubah."
"Maksud kamu gimana, Tur?"
"Lo sadar, 'kan, sama sikap lo yang masih egois? Gue pengen lo ngerubah semua sikap lo dulu. Baru gue akan kembali."
***
"Tur, balikan, yuk! Arin udah berubah, kok. Udah gak main-main sama cowok lagi."
"Kapan-kapan, deh, Rin. Lo masih belum berubah."
***
Fatur memutuskan hubungannya dengan Arin, meskipun ia masih memiliki perasaan kepada gadis itu. Ia terpaksa memutuskannya, karena Arin yang tidak pernah mau mengikuti apa yang ia katakan.
Arin itu gadis play girl. Dia hanya bersikap lugu di depan Fatur saja. Namun, sudah sering Fatur melihatnya main dengan pria lain. Itulah yang membuat Fatur lelah. Ia ingin Arin berubah. Setelah berubah, barulah ia bisa kembali bersama Arin.
Namun, bisakah Arin berubah untuk Fatur?
Kalau pun Arin bisa, dan telah berubah, apakah Fatur masih mau bersamanya?
"Kesabarannya setipis tisu ia malah bertemu laki-laki yang namanya Marocco Aldana." -Ghea Ameera.
oOo
"Mau beli ini gak, Ghe?! Baju dinas buat lo kalo nikah sama gue nanti," goda Al menaik turunkan alisnya. Ghea mendelik kaget.
Al kira gadis itu akan protes kepadanya dan kembali marah tapi ternyata salah, Ghea sekarang malah balik menggoda dirinya.
"Aw! Pasti kalo make ini gue seksoy abies!" Diluar nalar! Ghea malah memencet dua buah dada patung manekin perempuan itu seraya tertawa.
Apa jadinya kalau cewek yang punya sifat pemarah harus bertemu cowok yang punya berjuta-juta lelucon dengan sifat jahilnya?
⚠️Banyak kata-kata kasar bertebaran!
note : sebagian besar cerita adalah kisah nyata.
a teenfiction by iftitahnrrhmh_