Story cover for Ineffable by HelloQina
Ineffable
  • WpView
    OKUNANLAR 7
  • WpVote
    Oylar 2
  • WpPart
    Bölümler 1
  • WpView
    OKUNANLAR 7
  • WpVote
    Oylar 2
  • WpPart
    Bölümler 1
Devam ediyor, İlk yayınlanma Ara 24, 2020
Kamu tahu bahwa hanya kamu yang dia percaya, baginya kamu memiliki kemampuan untuk menetralisir segala marah yang dia miliki. 
Bahkan, semakin lama kemampuan mu bertambah hebat. Hal itu dibuktikan dengan setiap dia menangis, dia hanya akan mencari kamu. bersikeras menceritakan apapun agar dirinya merasa sedikit lebih baik, karena dia percaya bahwa kamu tidak akan terganggu dengan hal itu. Bahwa dia percaya bahwa kamulah satu - satunya manusia di planet ini yang bisa dia percaya.
Baginya, kamu lebih hebat dari seorang psikolog yang dia temui hari itu, 
Dia bahkan percaya bahwa hanya kamu yang tidak akan meninggalkan dirinya hanya dari kata - katamu.
kamu tahu itu 
lalu, mengapa hari lalu kamu memeluk keputusan untuk meninggalkannya bahkan tanpa satu tepukan di bahunya agar dia tenang?
Tüm hakları saklıdır

1 bölüm

Eklemek için kaydolun Ineffable kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#115true
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 9
You and I, See that Sky cover
Breathe cover
LIKE A FOOL cover
Archetypal [Terbit] cover
Paradise cover
BINA cover
The Best Friends! Annoying  cover
NUGRAHA cover
15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED) cover

You and I, See that Sky

14 bölüm Tamamlanmış Hikaye

"Dia hanya teman. Tidak kurang dan tidak lebih." Bodo amat kalau orang lain memandangku begitu. Tapi, mau tidak mau aku jadi kepikiran karena kalimat itu keluar dari mulut sahabat se-bocil se-remajaku, Putra. Dan sebenarnya aku tidak perlu cemas karena itu terjadi di alam mimpi. Yah, seandainya aku bisa tenang kalau mimpi-mimpi burukku tidak menjadi kenyataan. Fenomena aneh ini telah kualami sejak masih SMP. Apa kali ini pun, aku harus menaggung rasa sakit dan putus asa sendirian? "Satu-satunya gadis yang bisa membuatku tersenyum dan merasa bahagia hanya dengan melihatnya." Astaga. Siapa yang Putra maksud dalam tulisannya itu? Bagaimana kalau ia benar-benar akan pergi meninggalkanku?