ANTARA AKU KAMU DAN DIA

ANTARA AKU KAMU DAN DIA

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Dec 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
sebelum baca yuk follow akun ini dulu♡ Aku jujur aku memang masih terjerat cinta lama bersama dia yang membuat diriku merasa bersalah karena sudah membuat Arvin cemburu, marah dan pastinya kecewa denganku. bukannya aku menyalahkan dia, tapi kenapa saat aku sudah melupakannya, dia malah muncul lagi dari kehidupanku. aku tau aku sudah menjadi pacar Arvin, tapi hati dan pikiranku selalu ke pria lain, apa itu pantas? tak pantas sama sekali. selama ini Arvin yang selalu ada buat aku. aku tau itu, tapi nyatanya aku juga belum bisa mencintainya. maaf jika perkataan aku menyakiti perasaan mu Arvin, tapi memang ini kenyataannya. aku tau aku egois bersifat seperti ini, yang takut kehilangan kamu dan dia dan ingin mempertahankannya, aku ngga mau salah satu di antara kamu dan dia pergi. tapi aku bingung harus memilih antara kamu yang meninggalkan aku tanpa sebab, atau dia yang selalu ada buat aku. Dan pada akhirnya aku juga tidak bisa memilih itu semua, dan tidak bisa mendapatkan kamu ataupun dia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unfinished Goodbye
  • Sekali Lagi (End)
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Another Me
  • Tentang Waktu (on going)
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Backstreet
  • seribu tanya tak terjawab
  • SUATU HARI
  • THE ROOM

[Tahap revisi] "Karena mencintai tanpa dicintai kembali itu menyakitkan." Pernah mencintai sebegitunya hingga tak sadar bahwa kamu layak juga untuk dicintai, memperjuangkan orang yang entah hatinya untuk siapa, terus menunggu hingga kamu tak mengerti bagaimana rasanya ditunggu. Mengabaikan banyak orang demi satu hati yang kamu jaga dengan mati-matian. Keadaan memaksa kamu untuk berhenti berjuang dan mencoba melepaskan. Tetapi nyatanya hatimu enggan untuk merelakan. Meski terkadang dihantam lelah kamu tetap saja berjuang untuknya, meski kamu sadar, untukmu; dia tak pernah punya cinta. © Riyan Sekar, 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines