Hemera

Hemera

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 10, 2021
Dalam mitologi yunani, Protogenoi adalah sekelompok dewa-dewi yang lahir pada awal mula terciptanya alam semesta. Mereka abadi dan menjadi leluhur para dewa-dewi lainnya. Disebutkan Erebus dewa kegelapan dan niks dewi malam mempunyai banyak anak tapi yang paling dikenal adalah 16 anaknya, diantaranya aether dan hemeres. Tidak banyak yang dijelaskan mengenai mereka berdua tetapi aether dan hemeres adalah entitas yang paling penting dalam pembentukan alam semesta dan tempat tinggal manusia. Tiara dandelion, seorang pemahat patung berbakat yang mempunyai hobi memahat patung mitologi kuno, suatu ketika ia mengalami koma dan tanpa sengaja bertukar kehidupan dengan salah satu dewi. Bagaimana kehidupannya di Tartarus? Dapatkah tiara kembali ke tubuhnya? "aku dimana?" teriaknya. Seorang anak lelaki berjalan cepat memasuki sebuah ruangan, tanpa pikir panjang ia masuk sambil membanting pintu didepannya, beberapa orang didalam ruangan menatapnya. Ia langsung berjalan mendekati seorang gadis yang sedang duduk di tempat tidur dengan wajah kebingungan. "hemera?" panggilnya.
All Rights Reserved
#23
bertukarjiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Petualangan Lira dan Para Naga
  • CINDAKU : THE SEVENTH GENERATION
  • KKN: Kutukan Kampung Neraka
  • 𝐏𝐄𝐏𝐑𝐎𝐌𝐄𝐍𝐎
  • Pleine Lune
  • Pendakian Malam Satu Suro
  • Geschiedenis : The Line of Historia [HIATUS]

Lira adalah seorang anak perempuan yang dibesarkan oleh sekawanan naga yang baik hati yang tinggal di pegunungan Sunyi yang sangat terpencil. Lira dibesarkan dengan sangat baik oleh keluarga naga yang mengadopsinya, namun sayangnya, dewan kota Ebersberg, kota terdekat dari pegunungan tempat Lira tinggal bersama keluarganya, menganggap bahwa Lira harus memiliki kehidupan yang lebih 'layak' sebagai seorang manusia. Tradisi para naga dianggap tidak cocok untuk perkembangan Lira, yang suatu saat nanti harus kembali pada lingkungan manusia. Karena desakan dewan kota, akhirnya Lira meninggalkan pegunungan Sunyi dan mulai hidup dengan manusia. Dia harus bersekolah, mandi tiap hari, makan makanan manusia, dan lain sebagainya - yang sangat baru bagi Lira. Bisakah Lira menikmati hari-harinya bersama manusia, dan bagaimana Lira menahan perasaan rindunya pada keluarga Naganya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines