My husband? (Chanyeol x Wendy)

My husband? (Chanyeol x Wendy)

  • WpView
    Reads 16,279
  • WpVote
    Votes 2,084
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[On Going] Sebuah kebetulan atau takdir. Sebuah keberuntungan atau kesialan. Apakah aku harus senang atau sedih. Menikah? itu bahkan tidak pernah terlintas di pikiran ku. - wendy Menikah? bahkan hal itu tidak ada di kamus ku lagi. Cinta, pengkhianatan dan kekecewaan aku membenci 3 hal itu. -chanyeol . . . "Wendy-ah ibu mohon" "Ayah ibu, tega sekali kalian menukar diriku dengan hutang kalian" "Wendy-ah ayah tidak menukar mu nak" "kau harus mau menikah dengannya chanyeol" "aku tidak ingin menikah dengannya" "yakk! apa kau bisu? bagaimana mungkin orang tua ku menikahkan diriku dengan seorang pria bisu" "Apa dia mommy baru kita dad?" "Wendy-ah, eomma mohon kamu bersabar yah. Aku tahu kamu bingung, tapi bisakah kamu menerima nya, dan tolong sayangi ketiga cucu ku seperti anak kandungmu" "Aku menginginkan nya berada di ranjang ku" "Nak, ayah tahu semua tidak berjalan baik. Tapi bisakah kau menerima mereka" "Aarrrghhh kenapa semua terasa aneh sekarang"
All Rights Reserved
#61
leeminhyung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Love Is The Way
  • Osis X Wanna One ✅✅✅  [ END ] •revisi•
  • I Love U but I Hate U「MarkHyuck」✅
  • METANOIA
  • SHORT STORY || EXO
  • Where's Home
  • The Mafia || [MarkHyuck]✔️✔️

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines