Pesan dari Alam Gaib

Pesan dari Alam Gaib

  • WpView
    LECTURAS 2,836
  • WpVote
    Votos 189
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, dic 25, 2020
"Manusia bisa menjadi Tuhan." Seketika, aku terkejut. Apa maksud ucapan Bagus Permana itu? Meskipun aku baru mengenal Tuhan secara dekat, tetapi aku tidak pernah berpikir akan setara seperti Tuhan. Itu terdengar sangat konyol. "Kau pikir, aku akan percaya ucapanmu?" Gagah Kumayun menimpali. Jelas dia tidak akan percaya. Dia dilahirkan sebagai Yudha Manggala yang taat beribadah. Tidak mungkin dia akan menelan mentah-mentah ucapan iblis laknat itu. "Kali ini dengarkan aku, hai manusia. Aku adalah kaum yang tersisih. Kaum marginal. Jika manusia berbuat kesalahan, dengan mudahnya mereka beralasan: itu semua karena godaan setan. Tanpa mereka sadari, itulah kepribadian mereka yang sesungguhnya. Namun, selalu, selalu, dan selalu, bangsaku yang jadi kambing hitam." Entah kenapa, kali ini aku berpikir ucapan Bagus Permana memang ada benarnya. Saat manusia melakukan hal-hal buruk, atau hendak melakukan hal-hal buruk, pasti sebagian dari mereka akan menyimpulkan: jangan didengar, itu bisikan setan! Ah, kenapa aku jadi berpikir seperti ini? Kulihat, Gagah Kumayun juga terdiam. Apa dia berpikiran sama denganku? "Ketika Adam diturunkan ke dunia, moyangku mengatakan kepadanya: kau bisa seperti Tuhan, asal kau mau mencari tahu." "Jangan coba-coba menyesatkanku, iblis laknat!" sela Gagah Kumayun. "Tidak mungkin manusia bisa menjadi Tuhan, sementara dia sendiri adalah ciptaan Tuhan. Untuk apa aku harus mendengarkanmu, makhluk yang sudah dikutuk karena kesombonganmu?!" Bagus Permana terbahak-bahak. "Kau bilang aku sombong? Bagaimana dengan kekasihmu itu? Dia dengan sombongnya menantangku untuk datang. Sekarang, dia bersikeras untuk melepaskan diri dariku. Lalu, kau mau menyalahkanku karena kesombongannya?" Aku memejamkan mata. Ada rasa malu dalam hati. Iya, karena kesombongan yang kumiliki, hidupku jadi berakhir seperti ini. Tapi ... apakah benar manusia bisa seperti Tuhan?
Todos los derechos reservados
#4
kejawen
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • -Tak Terlihat-
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • Bahkan jika itu adalah anak perempuan palsu, anda harus berani
  • Putra Mahkota Dua Kerajaan
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • tentang sebuah rasa
  • Not Dynamic Life |END|
  • Di Balik Nama Zella
  • [1] Miracle Pill Maker Bullies the Boss

CERITA INI TIDAK MENYALIN DARI CERITA LAIN, CERITA INI KUBUAT SENDIRI. CERITA INI MENGANDUNG UNSUR AGAMA ISLAM, BAGI KALIAN YG BERAGAMA LAIN DISARANKAN TIDAK MEMBACA CERITA INI KARNA TAKUT MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN PARA PEMBACA. "Mungkin saja ! " Ucap seseorang dari arah belakang Sontak aku dan wita menolehnya, tiba2 wita menjerit ketakutan dan membuat anjing itu menggongong dengan kerasnya, aku hanya tertawa melihat wita, karna aku sudah terbiasa dengan hal itu. "Isshh ! kau ini bagaimana ? malah ketawa, tadi itu siapa sih sebenernya ?" Ucapnya yg membuatku semakin terbahak2. "Kau ini ! aku bertanya..!" Ucapnya dengan nada lebih tinggi dan tatapan mata yg serius, akupun ikut serius, dan aku memberitahunya. "Janji tidak akan takut ?" Ucapku padanya "Iya! aku janji ! lagian siapa yang takut ?!" Dengan tangan di pinggangnya, sepertiny dia sudah siap mendengarkan jawabannya. "Itu adalah ..." Yoshhh!!! Haiii kalian I'm Come back🙋

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido