Pesan dari Alam Gaib

Pesan dari Alam Gaib

  • WpView
    Reads 2,840
  • WpVote
    Votes 189
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 25, 2020
"Manusia bisa menjadi Tuhan." Seketika, aku terkejut. Apa maksud ucapan Bagus Permana itu? Meskipun aku baru mengenal Tuhan secara dekat, tetapi aku tidak pernah berpikir akan setara seperti Tuhan. Itu terdengar sangat konyol. "Kau pikir, aku akan percaya ucapanmu?" Gagah Kumayun menimpali. Jelas dia tidak akan percaya. Dia dilahirkan sebagai Yudha Manggala yang taat beribadah. Tidak mungkin dia akan menelan mentah-mentah ucapan iblis laknat itu. "Kali ini dengarkan aku, hai manusia. Aku adalah kaum yang tersisih. Kaum marginal. Jika manusia berbuat kesalahan, dengan mudahnya mereka beralasan: itu semua karena godaan setan. Tanpa mereka sadari, itulah kepribadian mereka yang sesungguhnya. Namun, selalu, selalu, dan selalu, bangsaku yang jadi kambing hitam." Entah kenapa, kali ini aku berpikir ucapan Bagus Permana memang ada benarnya. Saat manusia melakukan hal-hal buruk, atau hendak melakukan hal-hal buruk, pasti sebagian dari mereka akan menyimpulkan: jangan didengar, itu bisikan setan! Ah, kenapa aku jadi berpikir seperti ini? Kulihat, Gagah Kumayun juga terdiam. Apa dia berpikiran sama denganku? "Ketika Adam diturunkan ke dunia, moyangku mengatakan kepadanya: kau bisa seperti Tuhan, asal kau mau mencari tahu." "Jangan coba-coba menyesatkanku, iblis laknat!" sela Gagah Kumayun. "Tidak mungkin manusia bisa menjadi Tuhan, sementara dia sendiri adalah ciptaan Tuhan. Untuk apa aku harus mendengarkanmu, makhluk yang sudah dikutuk karena kesombonganmu?!" Bagus Permana terbahak-bahak. "Kau bilang aku sombong? Bagaimana dengan kekasihmu itu? Dia dengan sombongnya menantangku untuk datang. Sekarang, dia bersikeras untuk melepaskan diri dariku. Lalu, kau mau menyalahkanku karena kesombongannya?" Aku memejamkan mata. Ada rasa malu dalam hati. Iya, karena kesombongan yang kumiliki, hidupku jadi berakhir seperti ini. Tapi ... apakah benar manusia bisa seperti Tuhan?
All Rights Reserved
#5
klenik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahkan jika itu adalah anak perempuan palsu, anda harus berani
  • tentang sebuah rasa
  • Senja Termendung
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Putra Mahkota Dua Kerajaan
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • DIFFERENT WORLD (TAMAT)
  • -Tak Terlihat-

Bacaan Offline!!! Pada usia 12 tahun, Shen Yue secara tidak sengaja jatuh ke kolam saat memberi makan ikan. Saat itulah dia menyadari bahwa orang tuanya bukanlah orang tua kandungnya, dan kelima saudara laki-lakinya juga bukan saudara kandungnya. Dia hanyalah pewaris palsu keluarga Shen! Mengetahui dia ditakdirkan untuk kehilangan segalanya, Shen Yue memutuskan untuk berbaring dan menyerah. Jika dia akan kehilangan semuanya, dia mungkin juga berbaring dan bersantai. "Kakak, apakah bekerja di perusahaan menyenangkan? Biarkan aku memeriksanya," pikirnya, ingin menikmati fasilitas menjadi putri Shen selagi dia masih bisa. Kemewahan itu akan segera berada di luar jangkauan. "Kakak kedua, apakah akting menyenangkan? Biarkan aku mencobanya," dia merencanakan. Apa? Mereka membayarmu hanya untuk berbaring diam seperti mayat? Ini adalah pekerjaan yang harus dia dapatkan! "Kakak ketiga, apakah pistol itu realistis? Coba saya lihat," katanya, memeriksa senjata api itu. Lumayan, meskipun mundurnya terlalu kuat. Dia perlu menemukan yang lebih kecil untuk dimainkan lain kali. "Kakak keempat, apakah para guru akan marah jika aku menyelinap ke lembaga penelitianmu? Biarkan aku mengintip," dia merencanakan, menatap profesornya yang tampan. Sedikit pelukan tidak akan ada salahnya! "Kakak kelima, obat yang sedang kamu kerjakan itu harum. Keberatan jika saya mencoba sedikit rasa ..." Dia bertanya dengan santai sebelum mencicipinya. Rasanya enak! Tapi sekarang kepala saya terasa gatal-lebih baik saya tidak menumbuhkan otak! Pada hari pewaris sejati kembali, lima saudara laki-laki Shen Yue melindunginya di belakang mereka. "Kakak terkasih, bisakah kita menyimpannya bersama kita? Dia agak lambat, itu akan berbahaya baginya di luar sana sendirian." Pewaris sejati mencemooh dengan dingin, menutupi niat liciknya dengan kedok tidak bersalah. Tapi pada akhirnya, dia menyadari Shen Yue ini benar-benar bodoh. Oh baiklah, sebaiknya biarkan dia tinggal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines