Terbenam Di Tempat Yang Sama [ongoing]

Terbenam Di Tempat Yang Sama [ongoing]

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 3, 2021
WpInfo
Non-Fiction
[Follow sebelum membaca] Tidak ada maksud untuk menjelekkan apapun dan siapapun. Bila nama tokoh ada yang sama mohon di maafkan karena pemberian nama tokoh ini tercipta Seketika dari otak. Dilarang memotocofy Happy reading and I hope you enjoy . . . senja POV "Selamat...selamat direktur" Semua orang bertepuk tangan kepada seorang lelaki muda yang memiliki jabatan direktur. "Selamat senja kau memang sudah pantas untuk memegang perusahaan ini" ucap salah satu teman karyawannya "Iya, tapi tetap aku masih dalam pengawasan ayak ku, dan aku sangat bersyukur karena kerja keras ku selama ini tidak sia sia" Senja Pratama putra itulah namanya,seorang pengusaha muda yang berhasil memegang perusahaan ayahnya. . . . Jingga POV Drttdrttdrtt Suara telepon berbunyi, membangunkan seorang wanita yang masih tertidur diatas ranjangnya walaupun ini sudah hampir siang. *Ya halo* *Selamat pagi Jingga anakku* *Ouh... Selamat pagi ma, tumben menelpon ku ada apa?!* *Sebentar biarkan papamu yang bicara!" *Jingga anakku" *Iya pa* *papa dan mama sudah memutuskan supaya kamu kuliah dan tinggal di Jepang bersama kami* *Apa!!...a-aku akan memikirkannya terlebih dahulu* Jingga Harumi Puspa, itulah namanya seorang perempuan yang dari kecil sudah tinggal bersama neneknya, tapi beberapa hari yang lalu neneknya sudah tiada dan sekarang orang tuanya meminta supaya anaknya bisa tinggal kembali bersama mereka,menemani masa tuanya.
All Rights Reserved
#480
jepang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • RIANA
  • Saturnus,Uranus,Neptunus [BXB] [BL]
  • My SON *HunBaekgs* [End]
  • 𝕿𝖍𝖊 𝕶𝖎𝖓𝖌 [𝓨𝓾𝓰𝓲 𝓐𝓶𝓪𝓷𝓮 × 𝓻𝓮𝓪𝓭𝓮𝓻𝓼]
  • 𝐑yuna ��━ Alter Ego
  • TIME will TELL {On Going}
  • Cerita di Balik Senja

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines