Lihat Aja Langit (Batch 1)

Lihat Aja Langit (Batch 1)

  • WpView
    Reads 612
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 27, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kekuatan petir fase ke-6 malam itu membuat dirinya kehilangan kekuatan lagi untuk menahan sakitnya dan membuat fase yang sebelumnya lenyap ditambah dirinya mulai terpental karena koordinasi tubuh yang berantakan dan semprotan darah dari perut yang terus menyembur selama dia di udara. Sial, apakah aku harus mati sekarang? Tapi, Rembulan malam ini indah juga ya, suasana dingin ini saja aku masih lupa, sejak tanding tadi...Pikir Reho yang sudah mengigau dan kesadaran yang mulai menurun. "Kak, Reho, jangan menyerah ya," sebuah suara dari gadis kecil berhasil membuat dirinya yang nyaris tak sadarkan diri itu melihat adiknya yang tersenyum manis padanya ditengah ladang. Tidak, mungkin aku dalam kondisi berat, tapi semangat tak boleh ikut berat, Hiya! Walaupun tak bisa berdiri atau merangkak, aku akan mengesot, walau aku tak bisa berteriak, aku akan berusaha, aku tak ingin susan mati sia-sia, aku masih harus membalas kematiannya, harus, harus, harus.... Teriak Reho dalam hatinya sambil terus menggerakkan tangannya walau anggota geraknya mati rasa, hingga saat tangan meloncatkan dirinya ketengah jalan itu. "Semangat Kak, ayo lebih tinggi lompatnya, ayo kak, sekarang harus 20 kali lompat ya kak," semangat susan yang melihat Reho yang memainkan lompat tali hingga 20 kali. "Yeay, akhirnya kakak bisa, jangan lupa latihan ya kak," senyum manis Susan yang dibalas senyuman manis Reho kecil, namun sebuah kata ditengah ladang itu, "Oke kak aku pergi dulu ya kak, aku tunggu kakak nanti ya disana," tunjuk susan ke langit diatas mereka dan tersenyum manis sambil terangkat dirinya, "Aku sayang kakak, Hati-hati ya kak, tetaplah hidup, nanti kita ketemu lagi kak, dadah kak," ucap Susan yang naik terus dari di tengah-tengah ladang itu. "Susan." #32 kepenulisan (26.03.21)
All Rights Reserved
#258
military
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Book II: The Arcanum of Aalisha [END]
  • Teman Lama (Empat)
  • My Duchess / End
  • Di Balik Tirai Merah
  • My Girlfriend Is A Shadow
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • When the Rain Stops Following Me
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • Villain Also Has A Reason [END]

[Bismillah! Lo plagiat, gue tunggu hukumannya di akhirat!] BOOK II - Tamat Sebelum memasuki tahun keduanya di Akademi Eidothea dengan identitas aslinya, bukanlah hal yang mudah bagi Aalisha. Dia memang tidak ditindas lagi dan semua orang menghormatinya, tetapi bukan berarti takdir tak berhenti menyiksanya bahkan lebih sadis, sangat sadis! Pernahkah Aalisha bahagia? Ya, kini ia punya binatang peliharaan baru yang dapat terbang. Namun, bahagianya hanya sesaat karena ketika takdir membawanya terlibat dengan Sihir Kuno dan tersesat di Kastil Sihir misterius maka dimulailah berbagai macam teror yang mengancam nyawa Aalisha dan kawan-kawannya, seperti hampir gila karena bermain petak umpet, bertemu monster purba, iblis tingkat tinggi, makhluk mitologi dengan empat wajah, hingga kutukan yang hendak meruntuhkan Eidothea! Sungguh mengapa Aalisha bersusah payah menghentikan semua bencana itu? Jangan bilang, dia mulai menggunakan hatinya atau ada alasan lain di balik semua tindakannya? Mampukah pula ia mengubah takdir lagi karena ramalan berkata: "Ada kematian yang sudah tertuliskan untuk seseorang!" Kematian siapa? Kawan-kawannya atau mungkin saja ... Aalisha sendiri. "Oh Dewa, kapan hidupku bisa tenang!" - Aalisha yang frustrasi Genre: Fantasy, academy, magic, kingdom, adventure, minor-romance ◇─◇──◇─────◇──◇─◇ Dilarang untuk MEMPLAGIAT SEBAGIAN atau KESELURUHAN dari isi cerita ini! Copyright ©Prins Llumière, 2023 Cover by @_hashu4

More details
WpActionLinkContent Guidelines