Story cover for Perfect Sister by rahmadinakhairiah
Perfect Sister
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Dec 26, 2020
"Gue yakin papa akan makin benci sama lo. Lo tau betul papa paling benci sama bocah pembawa sial itu" ucap bayu sambil meminum air di depannya.

"Dia bukan pembawa sial bayu. Dia kenan adek kamu jika kamu lupa" ucap aru penuh dengan penekanan pada kata adek. Mendengar jawaban aru, bayu hanya berdecak.

"Lo mau tau sampai kapan pun gue gak akan pernah menganggap bocah itu sebagai adek gue. Karna dia bunda pergi ninggalin kita" ucap bayu lalu pergi meninggalkan aru di meja makan.
. 
➳༻❀✿❀༺➳
All Rights Reserved
Sign up to add Perfect Sister to your library and receive updates
or
#16reamaja
Content Guidelines
You may also like
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
18 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
You may also like
Slide 1 of 10
Rasya cover
El and Jerganio (End) cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
Efemeral  cover
LOUISE cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Please, stay with me..  cover
I Love You My Sun (END) cover
Rezalio world  cover
Dibalik Tawa  cover

Rasya

18 parts Ongoing

Awalnya Rasya hanya murid biasa di sekolahnya. Memiliki banyak teman dan suka bermain bersama. Hidup seperti anak pada umumnya. Akan tetapi, setelah ia pindah rumah dan mencoba akrab dengan tetangga barunya. Hidup Rasya berubah. Ikuti kisah Rasya dan empat keluarga posesif yang merupakan tetangga barunya. Kehidupan Rasya yang sebenarnya akan dimulai! ........ Cerita ini bersifat fiktif belaka. Apabila ada kesamaan alur atau nama tokoh, itu hanya sebuah kebetulan semata. Karena cerita ini murni dari saya sendiri. cover : pinterest