After Pandemi

After Pandemi

  • WpView
    Leituras 31
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, fev 14, 2021
Pandemi berakhir, semua aktivitas berjalan normal seperti dahulu. Gabriel siap menjalani hari harinya bersama teman teman onlinenya sekarang. Hari harinya menjadi penuh tawa dan saja hal hal romantis yg ia alami. Seperti apa kelanjutannya?? Apakah pertemanan mereka akan bertahan lama?? ................................
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • My Favorite Gama (Tamat)
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Qyrha & Her Secret (Tahap Revisi)
  • Strawberry
  • UNTIL TOMORROW [END]
  • PANGERAN GUE! [COMPLETED]
  • Laughter Scares Me [END]
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • Diary Corona
  • Suamiku Dokter Gibran (On Going)

Update setiap hari!!! Young Adult Story!!! FOLLOW DULU SEBELUM BACA JANGAN JADI PLAGIAT, DOSA. Warning 17+ (Yang belum cukup umur mundur woi. Adult bukan melulu karena ada adegan skidipapap-nya. Di dalam cerita ini banyak sekali orang bertengkar, marah-marah, kata-kata kasar. Jadi untuk yang emosinya kurang stabil menjauh.) *** Who tastes better Will give another level of heaven Kalau Jalesveva Alfa sang unfortunate yang sudah pasti ahli dalam kesialan, Gama Bhayangkara adalah yang paling nyaris tidak pernah sial. Mereka yang bertentangan, harusnya tidak perlu bersatu untuk membuat dunia bingung apa yang sedang terjadi, bukan? Namun, berpikir apa sih, Gama? Kok bisa tiba-tiba ngajakin Jales jadian? Bahkan sampai tinggal bareng pula. Jales cantik sih, tetapi "sial"nya itu lho yang bisa saja menular. Tunggu dulu, jangan-jangan Gama adalah kesialan Jales selanjutnya? Atau, Jales adalah keberuntungan Gama yang lain? *** Gama mendorong pundak Jales hingga gadis itu tersentak mundur, berkali-kali hingga Jales terpojokkan. Sebuah senyum miring Gama berikan tajam-tajam. "Lo ngerusak kesenangan gue dan lo harus gantiin mereka nyenengin gue." "Gama ... maaf." Suara Jales benar-benar ketakutan. "Bayar gue, semuanya." "Tapi, Jales kan nggak--" "Kalo nggak mampu, nggak usah sok mau pergi." Sudah, cukup. Kalau diteruskan, Jales akan mendengar banyak kalimat yang lebih menyakitkan dari ini. "Sekarang, tidur." **Cerita ini untuk memperingati ultah grup nulis KSGK. Jadi, update setiap hari bisa lebih dari satu chapter untuk 30 hari ke depan. Yang artinya akan selesai pada 30 Oktober 2020 sejak di publish pertama kali tanggal 30 September 2020.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo