YOZORA

YOZORA

  • WpView
    OKUNANLAR 13
  • WpVote
    Oylar 6
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Per, Şub 25, 2021
[ Slow Update ] ~ Yozora yang mencari kebenaran tentang ibunya yang dibunuh oleh bangsanya sendiri. Ome, gadis dengan sisi gelap penuh misteri justru menjadikan rasa ingin tahu Yozora sebagai kesempatan balas dendam keluarganya. Apa yang akan terjadi? Apa hubungan Ome dan keluarga Altra? Bisa kah Yozora menemukan bukti kematian ibu nya?
Tüm hakları saklıdır
#83
trhiller
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Althalan Vs Amore
  • ALTARSYA
  • Shibuya's Crime (SELESAI)
  • Shining With You (END)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Omoide-Kenangan (Killua zoldyck x readers)
  • Veil of Lies [END]
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Two Side Of You
  • AMERTA : The Last Embrace

Jangan lupa follow Ig: ZinniaPeruviana Di hadapan Althalan, seorang wanita berlutut, menggenggam tangannya yang dingin. Amore. Wajahnya pucat, air matanya bercampur dengan rintik hujan yang membasahi pipinya. Perutnya yang membesar menandakan kehidupan yang sedang ia lindungi-anak kembar yang masih belum lahir, darah daging Althalan. "Kamu nggak boleh mati, Alva...!" "Kamu janji bakal ngebesarin mereka bareng aku, kan?! Kamu nggak boleh pergi sekarang!" Althalan terkekeh lemah. Darah mengalir dari sudut bibirnya, tapi sorot matanya masih samapenuh dominasi, penuh kepastian. Tubuhnya gemetar, tapi bukan karena ketakutan. "Dengerin aku, Lova..." "Anak kita... mereka akan lahir membawa darah aku... Mereka bakal lebih kuat, lebih kejam... dunia ini nggak bakal bisa ngelawan mereka." Amore menggeleng, air matanya jatuh lebih deras. "Jangan ngomong gitu, dasar brengsek! Mereka butuh kamu! Aku butuh kamu!" "Amore" Suaranya kini terdengar lebih dalam, hampir seperti bisikan maut. "Jangan takut. Aku udah senang karena mereka sebentar lagi akan lahir, mereka warisan yang jauh lebih besar dari apapun, mereka nggak akan tumbuh sebagai manusia biasa." "Kita akan terus bersama, aku akan selalu berada di sampingmu sayang, jangan menangis seperti itu, lihat mereka tidak senang melihat mommynya menangis! Mereka adalah dua pilar kehidupan, Walaupun aku sudah tidak ada didunia ini aku berjanji, akan terus melihatmu bahagia bersama kedua anak kita sayang!" Hujan terus turun, membasahi wajahnya yang semakin pucat. Aura iblisnya berputar semakin liar, sebelum akhirnya menghilang bersama helaan napas terakhirnya. Althalan, akhirnya berhenti bernapas. Namun, di balik keheningan yang menyakitkan, dia bisa merasakan sesuatu yang lain dua kehidupan kecil yang sedang berkembang di dalam dirinya. Anak-anak mereka. Dengan mata yang masih dipenuhi air mata, Amore menunduk, bibirnya bergetar. "Mereka akan lebih kuat dariku..."

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi