Sequel DARREN'S
[Follow sebelum membaca, terimakasih]
jika biasanya wanita yang berjuang, maka kini waktunya seorang Daffa Araihan mantan playbboy SMA Merpati meluluhkan hati Laura Sheza Andrea mantan pacar sahabatnya yang kini sudah pergi untuk selamanya.
"Lo nggak kaya Darren," celetuk Laura.
Daffa sudah terbiasa dengan kalimat gadis itu, setiap Daffa melakukan sesuatu untuk Laura, ia selalu di bandingkan dengan cara Darren memperlakuannya dulu.
"Gue tau, tapi bisa gak sih lo stop bandingin gue sama Darren?" pinta Daffa.
"Emang faktanya kok, lo beda banget sama Darren," balas Laura.
Daffa menghembuskan nafasnya kasar, ia mencintai Laura tapi sampai kapan gadis itu mencintai Darren dan menutup hati untuk nya.
"Gue cape kalo gini terus," ujar Daffa.
"Bagus, lo nyerah kan?"
"Gue cuma bilang cape, gue gak bilang nyerah," jawab Daffa.
"Tapi gue nggak akan bisa suka sama lo," ujar Laura.
"Kita gak tau 'kan kedepanya, bisa aja lo suka sama gue," balas Daffa.
Bagaimana perjuangan cowo yang selalu mempermainkan hati wanita, tapi sekarang ia harus berjuang mati-matian membuat satu gadis jatuh cinta padanya.
Can this love story, have a happy ending?
don't copy my story!!
Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah?
Gimana rasanya?
Yang pasti bakal penuh drama kan?
Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang.
Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang.
😂
***
Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan.
"Elang--"
"Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu."
"Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri.
"Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya.
"Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan.
Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana.
Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan.
Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat.
***
.
.
.
So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;)
See u👋