Imam Untuk Aisyah

Imam Untuk Aisyah

  • WpView
    Reads 2,436
  • WpVote
    Votes 201
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
[SPIRITUAL-ROMANCE] (KONFLIK BERAT, JIKA TIDAK KUAT MAKA JANGAN MENDEKAT!) #2 Anugrah (5/01/2021) #3 Cerita Religi (5/01/2021) ... Ini bukan cerita Boss yang sangat protektif, bukan juga tentang Suami yang Posesif. . Bukan tentang wanita yang beruntung memiliki suami yang perlakuannya manis. . Bukan juga tentang wanita yang begitu angkuh dan susah membuka hati. . -Ini tentang Hadizhan dan Aisyah. Tentang Cinta yang bertepuk sebelah tangan, tentang usaha yang tidak membuahkan hasil, tentang bagaimana ke rasanya perjuangan seseorang meluluhkan hati seseorang.- . Start 27 DESEMBER 2020 Cover By Pinterest
All Rights Reserved
#193
airmata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • RADAR KEMBALI [SELESAI]
  • Sabiya (Luka Yang Kau Torehkan)
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • amore: Sacred Love [END]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Assalamu'alaikum Cinta [END]
  • Lathifa [END]
  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines