SAMUDRA  [Revisi] ✔

SAMUDRA [Revisi] ✔

  • WpView
    Reads 4,597
  • WpVote
    Votes 1,064
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 26, 2021
[Wajib FOLLOW sebelum membaca] Judul awal : 'Ingat Aku?!' 'Kisah yang tanpa sengaja hilang untuk sesaat. Akankah kisah itu terulang kembali seiring dengan kembalinya memori ingatan tentang kenangan indah itu?' ***** "Pagi Alea." Alea hanya hanya melirik tanpa minat. "Ngapain lo ke sini?" "Jutek amat sih Al, buset dah lembut dikit ngapa klo sama gue" ucap Samudra. Alea memutar bola matanya malas, "Cowok kaya lo itu ga bisa di lembutin, lama-lama ngelunjak" "Ish lo mah, ga boleh gitu sama pacar sendiri" "Gue udah capek Sam, berulang kali gue bilang kalo gue bukan pacar lo atau pun sebaliknya" "Yaudah kalo gitu mulai sekarang kita pacaran" ucap Samudra santai dengan senyum yang mengembang. "Lo gila ya!" "Iya emang gue gila. Gue udah tergila gila banget sama lo Al." Apakah Alea mau menerima Samudra kembali? Makanya ayo baca kita cari tau kelanjutan hubungan mereka!!... #bahasanonbaku #toxic #Samudradanalea [WARNING! : Mengandung bahasa toxic] - Story 1
All Rights Reserved
#793
samudra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • SAMUDRA (Selesai)
  • ALEA (TAMAT)
  • Don't Give Up
  • katanya musuh??ko jadi jodoh
  • The Story of BERI [Selesai]
  • Altezza Reiki ( REPOST ULANG)
  • Samudra [Terbit]
  • AYARA [END]
  • SAMUDRA

Andai Samudra bisa bicara, para penyelam takkan perlu menyelam untuk mengetahui isi didalamnya. Andai Samudra bisa bicara, Palung Mariana takkan menjadi misteri yang tak kunjung terpecahkan meski sudah lama. Andai Samudra bisa bicara, segitiga Bermuda yang menelan banyak korban akan diketahui apa penyebabnya. Begitupun dengan Samudra Anka. Andai ia bisa bicara, semua orang akan tahu apa yang ada di dalam hatinya. Andai ia bisa bicara, ia takkan di caci maki karena kebisuannya. Andai ia bisa bicara, ia takkan di tinggalkan karena kecacatannya. Bukan keinginannya kalo ia cacat, tapi mengapa ia di perlakukan seperti ini. Bukan keinginannya kalo ia bisu, tapi kenapa ia di tinggalkan sendiri. "maaf Ayah, maaf Bunda, maaf Abang, maaf karena udah cacat, maaf karena udah bikin malu kalian"

More details
WpActionLinkContent Guidelines