Susah Move On

Susah Move On

  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Raya Anggita, seorang anak SMA yang ceria dan pandai bergaul. Sifatnya yang manja membuatnya selalu bergantung pada orang lain. Tak terlalu peduli dengan cinta, membuatnya sulit bertahan pada satu pria. Apakah Raya punya banyak pacar? Jawabannya tidak. Dia hanya punya satu pacar namun tak keberatan untuk mengakhiri hubungannya ketika ditemukan ketidakcocokan. Lalu setelahnya ia akan kembali jadian dengan orang lain. Menemukan pengganti jika yang lama sudah pergi bukanlah suatu masalah untuk Raya. Paras Ayu dan tubuh indahnya membuat siapapun sulit untuk menolak pesonanya. Hingga akhirnya untuk pertama kali ada orang yang memutuskannya. "Lu masih sering jalan sama Gerry?" "Iya." "Ya ampun, mumet gua. Lu maunya apa sih? Udah diputusin masih nemplok aja!" "Gua nyaman ama dia. Lagian dia mau-mau aja tuh." "Iya. Dianya mau-mau aja, tapi elu mau-maunya. Ck serah deh."
All Rights Reserved
#45
esport
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Matahari
  • AURORA [END]
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Strawberry
Matahari

Aditya Baskara benci ketika mengingat acara bunuh dirinya yang tak jadi karena dipergoki oleh seorang gadis cacat kaki bernama Arunika Ahana. Terlebih lagi dengan ucapan sarkas gadis lemah itu. Setelah kejadian itu, Arunika masuk ke dalam daftar jajaran orang yang harus Baskara jauhi. Tapi di kemudian hari, Baskara dengan tak ada harga dirinya malah memohon Arunika untuk memeluknya ketika astraphobia-nya kambuh. Baskara agaknya sudah semakin gila ketika tanpa sadar tiap malam ia selalu rindu akan pelukan Arunika. Sehaus kasih sayang itu kah dirinya? "Itu air buat gue, 'kan?" "Bukan. Ini buat Arvi." "Arvi?" Baskara tersenyum kesal, menatap tajam Arunika. Dia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Arunika dan membawa tangan gadis itu menyentuh rahangnya. "Yang butuh perhatian itu gue, bukan Si Ingusan itu." "Kamu-!" "Gue haus, Aru-haus kasih sayang lo." 23. 08. 2024 [ Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines