Story cover for A CUP OFF COFFE by ketut_ela
A CUP OFF COFFE
  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Dec 28, 2020
Aku selalu bertanya kepada banyak orang bagaimana cara melupakan, tapi banyak juga dari mereka bahkan hampir semua menjawab dengan cara "mengikhlaskan" kata yang sangat sederhana bukan?, tapi tidak sesederhana perasaan yang sesak karna rindu yang entah untuk siapa,
Bagaimana bisa kamu sangat merindukan orang yang hanya muncul di setiap malam di dalam mimpi yang bahkan di saat pagi hari menyapa kau melupakan wajah itu, tapi ada perasaan dalam dirimu mengatakan kau harus menemukan orang itu, "pangeran dengan mata dan bibir yang sempurna", lihat saja, jika takdir berkata tidak, aku akan bertaruh dengan nasib dan keberuntungan ku.
All Rights Reserved
Sign up to add A CUP OFF COFFE to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author) cover
Berkas Cinta di Jogja cover
Risalah Hati (ZeeSha) [END] cover
Aku Kamu dan Dunia Kita cover
AGRAN cover
bunga mimpi, mimpi bunga cover
pick me cover
Amin paling serius  cover
feeling of love cover
AFL[1] -UNVOICED [completed] cover

pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)

4 parts Ongoing

"bagaimana kalo kita bisa mengenal dan memiliki seseorang yang pernah kita do'akan karna dia adalah kriteria kita???menyenangkan bukan. tapi bagaimana kalo semesta hanya memberikan waktu sementara" senang bisa mengenalmu rifky memiliki kamu juga gapernah terfikirkan,hinga pada akhirnya kau memilih untuk menjadi traumaku apakah do'aku kurang singnifikan hinga akhirnya kau beralih peran. bagiku kau kemustahilan yang pernah kumiliki dan kehancuran yang pernah kubuat sendiri dengan sengaja,aku percaya cinta tulus itu ada karna aku melihat caraku mencintai kamu dulu aku sangat percaya sama kamu bahwa kamu juga akan setulus itu dan memilih menetap selamanya hinga pada akhirnya kau pergi tanpa alasan apapun dan aku slalu bertanya dalam fikiranku yang menghantui malam sepiku. "bagaimana cowok se soft spoken dia menjadi seseram itu,bagaimana cowok yang seperduli itu menjadi segamau tau itu dan bagaimana dia bisa bahagia sedangkan aku gak."