NAYA [On Going]

NAYA [On Going]

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
Sepenggal dialog. "Kenapa si, lo selalu atur hidup gue? Kenapa lo selalu bilang kalo Akbar cuma mau manfaatin gue doang? Lo gasuka sama dia? Oke! Gapapa, tapi jangan pernah larang gue buat berhubungan sama siapapun termasuk Akbar! Oh... atau lo cemburu sama dia? Iya?!" "Iya! Oke! Gue cemburu sama Akbar! Gue emang gasuka sama dia! Itu karena gue suka sama lo! Gue sayang sama lo! Gue gabisa ngeliat lo sama cowok lain! Puas lo ha?! Dan satu yang perlu lo tau Nay, kalo sikap gue yang selalu atur hidup lo itu, buat kebaikan lo sendiri juga. Dan gue yang selalu bilang Akbar cuma manfaatin lo doang, itu emang bener, tapi kalo lo gapercaya sama gue. It's oke, gapapa, gue ga maksa lo percaya sama gue. Dan satu hal lagi, mulai saat ini gue ngga akan pernah lagi atur hidup lo, lo bebas sekarang mau ngelakuin apa aja." Penasaran? Baca aja. Jangan Lupa Follow, Vote dan Komen. Murni Pemikiran Sendiri, Jadi Jangan Copas Deh!
All Rights Reserved
#41
naya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • AKSENIO
  • AFIKA [ END✔ ]
  • DAKSA [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • dimana janji tersebut
  • Love Affair : My Destiny
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Stres In Life
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines