2020
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 17, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Dear Allah, di tahun 2020 ini, aku merasa masih belum cukup dewasa dalam menghadapi segala permasalahan hidup. aku merasa masih seperti anak-anak yang suka ngambek, aku masih merasa selalu dilema panjang saat mau memutuskan sesuatu, aku masih merasa terkadang belum bisa mengalahkan ego ku, aku masih merasa terkadang iman ku turun dalam waktu yang lumayan lama, aku masih merasa hidupku belum berubah lebih baik dari target kesuksesan yang aku buat, aku merasa masih hidup seperti ini aja, aku masih merasa hijrahku belum istiqamah, aku merasa belum menjadi diri ku sendiri saat bekerja, aku merasa masih mencari cari jalan kehidupan ku, passion ku, keinginanku, kegigihan ku, keistiqamaha ku, ke konsistennan ku, aku merasa masih mencari cari jati diri ku, dan mau kemana hidup yang aku jalani ini. Meskipun ada juga perkembangan kayak aku mulai aktif dengan komunitas baru, mulai belajar ikut kelas-kelas online public speaking dan mulai belajar buat story' Ig secara terus-menerus. Hanya ke konsistennan itu yang belum tumbuh. Teman-teman yang pernah mengalami masalah seperti aku tolong comment ya, sharing pengalama. kalian juga dan langkah apa yang kalian lakukan waktu itu saat menghadapi krisis identitas seperti aku. I hope 2021, aku menjadi pribadi yang dewasa, istiqamah berhijrah, selalu dekat sama Allah, banyak menemukan teman-teman baru yang satu visi-misi, membuka bisnis, menemukan jalan hidup aku, ikut kompetisi-kompetisi entertainment di jakarta, selebgram, rukun sama keluarga, dan merdeka secara finansial..aamiin🤲
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Pacarku Misterius [HIATUS]
  • Mistake [SELESAI]
  • MISELLA
  • Self Injury's(complete)✔
  • Ruang Hidup (SUDAH TERBIT)
  • Javas Drexzer [END]
  • Teman Sampai Halal? [Revisi]
  • My Junior My Love ✔️
  • Make A Better Place (Autobiografi Triocahyo Utomo)

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines